Kanwil Ditjen Imigrasi DIY Salurkan 200 Paket Sembako di Selopamioro

4 hours ago 2

Kanwil Ditjen Imigrasi DIY Salurkan 200 Paket Sembako di Selopamioro

Didampingi Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta (kedua kiri), Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi DIY, Yuni Santi Nurani (tengah) menyerahkan bantuan sembako kepada warga di Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Senin (10/8)./ Harian Jogja - Kiki Luqmanul Hakim

BANTUL — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Ditjen) Imigrasi DIY menggelar kegiatan bakti sosial di Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, pada Senin (10/8).

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat setempat.

Dalam aksi sosial ini, Kanwil Ditjen Imigrasi DIY menyerahkan 200 paket sembako kepada warga Selopamioro. Tidak hanya berfokus pada pembagian bantuan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan gratis dan layanan pengurusan paspor bagi masyarakat setempat.

Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi DIY, Yuni Santi Nurani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

"Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak. Kami mengapresiasi Pemkab Bantul, Panewu Imogiri, Pemkal Selopamioro, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Jaga Warga, tokoh masyarakat, pemuda, hingga jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kulon Progo," ujar Yuni.

Pekerja Migran

Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menilai langkah jemput bola ini sangat penting agar masyarakat dapat merasakan langsung program pelayanan pemerintah tanpa harus datang ke kantor dinas.

Selain itu, Aris menyoroti pentingnya perlindungan bagi warga Bantul yang berencana bekerja di luar negeri. Ia mengimbau warga agar senantiasa waspada terhadap tawaran kerja yang tidak jelas.

"Jika ada informasi mengenai pekerjaan di luar negeri, jangan mudah percaya begitu saja. Pastikan informasinya jelas, periksa legalitas perusahaan, serta ikuti prosedur resminya," tegas Aris.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DIY, Muhammad Ilyas Prakananda, menegaskan komitmen organisasinya dalam memberikan edukasi dan pelayanan migrasi aman.

Melalui sinergi lintas instansi ini, pemerintah berharap integrasi antara bantuan sosial dan edukasi publik dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga ke wilayah pedesaan. Langkah kolaboratif tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga menjadi benteng efektif dalam mencegah risiko Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta penipuan lowongan kerja luar negeri nonprosedural di masyarakat.(Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Ujang Hasanudin

Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news