Warga Palestina melihat-lihat kerusakan akibat serangan udara Irael di daerah El-Remal di Kota Gaza, Jalur Gaza, Palestina, pada 9 Oktober 2023. Naaman Omar/apaimages - WAFA via Wikimedia Commons\\r\\n\\r\\n
Harianjogja.com, JOGJA—Kunjungan Angelina Jolie ke Rafah mengungkap hambatan serius distribusi bantuan kemanusiaan ke Gaza meski konflik mereda.
Di lapangan, ia menerima laporan memprihatinkan bahwa ribuan truk bantuan masih tertahan di perbatasan, menunggu izin akses untuk memasuki wilayah Gaza.
Jolie menyatakan rasa hormatnya kepada para sukarelawan yang terus bertahan di tengah ketidakpastian distribusi bantuan.
Melansir laporan AFP, agenda utama Jolie meliputi:
- Tinjauan Medis: Menjenguk warga Palestina yang terluka dan telah dipindahkan ke wilayah Mesir untuk perawatan.
- Evaluasi Jalur Bantuan: Memantau proses pengiriman logistik ke Gaza yang kini mengalami kehancuran infrastruktur masif.
Hingga laporan ini diturunkan, baik pihak Angelina Jolie maupun otoritas Mesir belum memberikan pernyataan tertulis resmi terkait detail hasil kunjungan tersebut.
Meski kesepakatan gencatan senjata antara Hamas dan Israel telah berlaku sejak Oktober 2025, akses di perbatasan Rafah secara faktual masih tertutup bagi mobilisasi bantuan skala besar. Kondisi ini memperparah krisis pangan dan medis di dalam kantong wilayah Gaza.
Situasi ini memicu desakan dari koalisi tujuh negara, termasuk Mesir dan Arab Saudi, yang menuntut komunitas internasional untuk menekan Israel agar mencabut blokade distribusi pasokan bantuan esensial.
Dedikasi Jolie Pasca-UNHCR
Kunjungan ini menandai langkah independen Jolie setelah mengundurkan diri sebagai Utusan Khusus UNHCR pada akhir 2022. Setelah dua dekade mengabdi di bawah bendera PBB, peraih Oscar ini memilih untuk bergerak lebih fleksibel dalam merespons krisis global secara langsung, terutama pada titik-titik konflik yang membutuhkan perhatian dunia internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

2 weeks ago
13
















































