Kursi DPR RI Kosong, PPP Sulsel Siapkan Strategi Baru di Pileg 2029

1 month ago 38
Kursi DPR RI Kosong, PPP Sulsel Siapkan Strategi Baru di Pileg 2029Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Wajo, Sufriadi Arif, (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Wajo, Sufriadi Arif, mengakui PPP Sulawesi Selatan menghadapi pekerjaan rumah besar menyusul ketiadaan kursi di DPR RI.

Katanya, Kondisi ini menjadi tantangan utama bagi kepengurusan baru untuk menyiapkan strategi politik yang lebih terukur ke depan.

“Untuk di Senayan kita memang belum punya kursi. Ini menjadi tugas dan tanggung jawab berat bagi pengurus baru, bagaimana memastikan ke depan seluruh daerah pemilihan di Sulawesi Selatan bisa terisi kursi DPR RI,” ujar Sufriadi, Rabu (07/01).

Ia menilai, langkah awal yang perlu diperkuat adalah komunikasi antara DPW dan DPP PPP. Sufriadi menyebut, pada pemilu sebelumnya PPP Sulsel justru dinilai sebagai salah satu daerah paling berprestasi secara nasional, sehingga pola kerja tersebut perlu direplikasi dan diperkuat.

“DPW dengan kepengurusan baru harus lebih aktif membangun komunikasi dengan DPP. Prestasi Sulsel kemarin itu harus jadi model, bukan hanya untuk daerah lain, tapi juga untuk memperbaiki capaian kita sendiri,” katanya.

Sufriadi juga menaruh harapan pada peran Bendahara Umum (Bendum) PPP, Imam Fauzan Amir Uskara, agar konsep dan strategi yang berhasil di Sulsel dapat diperjuangkan di tingkat pusat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya regenerasi kader, khususnya melibatkan figur-figur muda dengan gagasan dan kapasitas kepemimpinan, karena menurutnya peran anak muda cukup berpengaruh dalam dunia politik, eski begitu harus tetap melakukan penyaringan.

“Partai memang butuh kursi, tapi yang jauh lebih penting adalah kualitas kader. Karena pada akhirnya, yang kita urus adalah kepentingan rakyat,” tegasnya.

Terkait kepemimpinan DPW PPP Sulsel di bawah Ilham Ari Fauzi, Sufriadi menilai tantangan ke depan semakin berat. Minimal, kata dia, kursi di tingkat provinsi harus dipertahankan, dan jika memungkinkan ditambah, sekaligus memastikan Sulsel kembali menyumbang kursi ke DPR RI.

“Kalau tidak bisa menambah kursi, minimal kita pertahankan. Tapi harapan kita tentu bertambah, termasuk kontribusi ke DPR RI,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketiadaan wakil PPP di DPR RI membuat beban konsolidasi semakin besar di tingkat daerah. Karena itu, kolaborasi antardaerah dan soliditas internal partai menjadi kunci utama.

Sufriadi sendiri mengaku lebih memilih tetap fokus membenahi struktur PPP di Kabupaten Wajo ketimbang masuk ke kepengurusan DPW. Menurutnya, masih ada agenda besar yang harus diselesaikan di daerah, termasuk persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung sekitar Maret mendatang.

“Di Wajo masih ada PR besar. Soal apa? Nanti dulu, itu rahasia,” pungkasnya.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news