Libur Nataru, Kunjungan Plunyon-Kalikuning Naik Tajam

14 hours ago 5

Libur Nataru, Kunjungan Plunyon-Kalikuning Naik Tajam Taman wisata Kaliurang. / Antara

Harianjogja.com, SLEMAN—Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 membawa lonjakan kunjungan wisatawan ke Objek Wisata Alam (OWA) Plunyon–Kalikuning, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman. Jumlah pengunjung tercatat meningkat sekitar 1.000 orang dibandingkan hari biasa, menegaskan wisata petualangan di kawasan lereng Merapi masih menjadi daya tarik utama.

Kepala Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Cangkringan, Prakasita Nastiti, mengatakan tren peningkatan kunjungan sudah terlihat sejak awal Desember dan mencapai puncaknya pada pekan terakhir libur Natal.

Berdasarkan data pengelola, jumlah kunjungan pada periode 1–7 Desember 2025 tercatat 2.169 orang, meningkat menjadi 2.247 orang pada 8–14 Desember. Selanjutnya, pada 15–21 Desember kunjungan naik menjadi 2.472 orang, dan melonjak signifikan pada 22–28 Desember dengan 3.421 pengunjung. Dari data tersebut, rata-rata kunjungan per pekan mencapai sekitar 2.577 orang.

“Angka kunjungan terus meningkat sejak awal Desember hingga pekan terakhir libur Natal,” kata Prakasita saat dihubungi, Rabu (31/12/2025).

Ia memperkirakan arus wisatawan masih akan berlanjut selama libur Tahun Baru 2026. Namun, pengelola mengimbau wisatawan untuk tidak melakukan pendakian atau trekking menuju Watu Gebyok yang berada di ujung jalur OWA Kalikuning.

Prakasita menjelaskan, jalur menuju Watu Gebyok saat ini ditutup sementara demi menjaga keselamatan pengunjung. Penutupan dilakukan seiring status Gunung Merapi yang masih berada pada level Siaga (Level III), ditambah curah hujan yang cukup tinggi sehingga meningkatkan potensi kebencanaan.

“Kami minta wisatawan mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Meski demikian, pihak pengelola mencatat masih ada wisatawan yang nekat mencapai Watu Gebyok, meskipun jumlahnya sudah jauh berkurang. Pengelola memilih pendekatan persuasif dengan terus memberikan imbauan tanpa menerapkan sanksi.

“Dari pantauan di lapangan, masih ada yang menuju Watu Gebyok, tapi jumlahnya sudah tidak banyak. Kami terus mengingatkan, tidak ada sanksi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto, menyebut kawasan Kaliurang dan wisata jip lava tour Merapi masih menjadi andalan Kabupaten Sleman dalam menarik wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara, selama libur akhir tahun.

Berdasarkan data sementara dashboard Dinas Pariwisata DIY, jumlah kunjungan wisatawan ke Sleman tercatat mencapai 437.213 orang pada periode Sabtu (20/12/2025) hingga Rabu (31/12/2025). Angka tersebut masih berpotensi berubah karena sebagian data belum sepenuhnya masuk sistem.

Sebagai perbandingan, kunjungan wisatawan pada periode yang sama di Kabupaten Bantul tercatat 132.018 orang, Gunungkidul 286.514 orang, dan Kulonprogo 42.117 orang sejak Senin (15/12/2025) hingga Rabu (31/12/2025). Sementara itu, data kunjungan wisatawan Kota Yogyakarta hingga kini masih belum tercatat dalam sistem.

“Jika dibandingkan dengan Kulonprogo, jumlah kunjungan wisatawan ke Sleman mencapai sekitar sepuluh kali lipat. Perlu dicatat, data periode 15–19 Desember juga belum seluruhnya masuk, sehingga angka ini masih sangat sementara,” kata Kus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news