Malam Tahun Baru 2026 di DIY Kondusif, 88 Lokasi Diamankan

11 hours ago 2

Malam Tahun Baru 2026 di DIY Kondusif, 88 Lokasi Diamankan Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan. - Istimewa // Polda DIY

Harianjogja.com, SLEMAN—Perayaan malam Tahun Baru 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berlangsung aman dan kondusif. Polda DIY mencatat pengamanan dilakukan di 88 lokasi perayaan tanpa insiden kriminal menonjol.

“Kepatuhan masyarakat dalam menjaga ketertiban di ruang publik dan mengikuti imbauan petugas di lapangan menjadi kunci utama suksesnya perayaan tahun baru kali ini. Saya sangat berterima kasih atas partisipasi dan kerja samanya,” ujar Kapolda DIY, Irjen Pol. Anggoro Sukartono, Rabu (31/12/2025).

Irjen Pol. Anggoro menjelaskan bahwa keberhasilan Operasi Lilin tahun ini diukur dari kemampuan petugas mengurai titik-titik kemacetan. Meskipun terjadi lonjakan volume kendaraan yang masuk ke Yogyakarta, kepolisian memastikan tidak ada kecelakaan lalu lintas yang menonjol.

“Keberhasilan operasi ini juga terlihat dari tidak adanya kasus kriminalitas yang meresahkan. Semua ini terwujud berkat koordinasi dan kolaborasi lintas sektoral yang terjalin sangat baik,” tuturnya.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol. Ihsan, merinci bahwa sebanyak 3.813 personel dikerahkan untuk mengamankan jalannya acara di 88 lokasi perayaan pergantian tahun. Berdasarkan estimasi kepolisian, jumlah massa yang memadati lokasi-lokasi tersebut mencapai 436.633 orang.

Selain pusat keramaian, fokus pengamanan juga menyasar 116 gereja yang menyelenggarakan misa malam tahun baru.

Guna memastikan situasi tetap terkendali, Polda DIY mengoptimalkan penggunaan teknologi pengawasan modern.

- Live Streaming: Disiarkan langsung dari titik-titik pusat keramaian.

- Optimasi CCTV: Pemantauan real-time di seluruh ruas jalan protokol.

- Penggunaan Drone: Memantau pergerakan massa dari udara di ikon-ikon wisata Yogyakarta.

“Fokus utama kami adalah menghadirkan personel semaksimal mungkin di lapangan dengan bantuan teknologi, khususnya di titik-titik keramaian yang menjadi ikon perayaan tahun baru,” kata Ihsan dalam rilis tertulis, Kamis (1/1/2026).

Berdasarkan laporan dari seluruh Polres di bawah naungan Polda DIY, Ihsan menegaskan bahwa kegiatan masyarakat dan ibadah misa berjalan aman. Tahun ini, perayaan di Yogyakarta dirayakan tanpa euforia berlebihan sebagai bentuk empati terhadap masyarakat Indonesia yang sedang terdampak bencana alam.

“Jogja membuktikan bahwa kemeriahan tetap dapat dirasakan melalui kebersamaan yang santun dan harmoni,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news