Momentum Milad ke-49 BKPRMI Tingkat Sumbar, Fadly Amran Ajak Pemuda dan Remaja Makmurkan Masjid

20 hours ago 8

promo hayati padang agustus

PADANG, KLIKPOSITIF — Peran pemuda dan remaja masjid dinilai semakin penting dalam membangun generasi yang memiliki ketahanan moral, pemahaman keagamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial. Karena itu, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) didorong terus memperkuat gerakan kepemudaan berbasis masjid di Sumatera Barat.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menjadi keynote speaker pada Puncak Milad ke-49 BKPRMI tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), yang digelar di Aula Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Sabtu (19/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Fadly terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan panjang BKPRMI yang telah memasuki usia ke-49 tahun. Ia berharap momentum milad tidak sekadar menjadi peringatan organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kembali komitmen dalam memakmurkan masjid dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

“Selamat Milad ke-49 BKPRMI. Semoga momentum ini semakin memperkuat peran BKPRMI dalam memakmurkan masjid, menggerakkan pemuda dan remaja, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Fadly.

Menurutnya, masjid memiliki posisi penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi ruang berkumpul, belajar, berdiskusi, mengembangkan kreativitas, sekaligus membangun kepedulian sosial di kalangan anak muda.

Dalam konteks itu, Fadly menilai BKPRMI mempunyai peran strategis karena berada dekat dengan pemuda dan remaja masjid. Organisasi tersebut diharapkan dapat terus melahirkan berbagai kegiatan yang membuat generasi muda semakin dekat dengan masjid.

Fadly juga mengaitkan peran BKPRMI dengan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, Smart Surau. Menurutnya, program tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan dan keagamaan, agar gerakan memakmurkan masjid dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“Semoga BKPRMI terus bersinergi dengan Pemko Padang dalam menguatkan pelaksanaan Smart Surau, sehingga semakin banyak pemuda dan remaja yang aktif di masjid serta berkontribusi dalam kegiatan keagamaan,” katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan pemuda dalam aktivitas masjid juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi penerus. Dengan ruang yang positif dan kegiatan yang produktif, masjid diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pembinaan generasi muda.

Selain membahas penguatan peran pemuda dan remaja masjid, momentum milad tersebut juga ditandai dengan peluncuran logo Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) tingkat Provinsi Sumbar.

Fadly menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai FASI dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan keagamaan sekaligus membentuk karakter dan akhlak sejak dini.

“Kami Pemko Padang mendukung penuh pelaksanaan FASI tingkat Sumbar. Semoga kegiatan ini semakin mendorong lahirnya bibit anak soleh dan solehah di Kota Padang,” ujarnya.

Dukungan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kesinambungan pembinaan generasi, mulai dari anak-anak hingga pemuda dan remaja. Menurut Fadly, berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan generasi muda perlu terus diperkuat agar masjid semakin hidup dan memiliki fungsi sosial yang lebih luas.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BKPRMI Sumbar Maisar Setiawan Munaf mengatakan, Milad ke-49 menjadi momentum bagi organisasi untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat peran pemuda dan remaja masjid.

Ia mengatakan BKPRMI merupakan organisasi kemasyarakatan yang mewadahi pemuda dan remaja masjid di Indonesia hingga tingkat daerah. Karena itu, keberadaan organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan dalam membina generasi muda, khususnya di Sumatera Barat.

“BKPRMI merupakan organisasi kemasyarakatan yang mewadahi pemuda dan remaja masjid di Indonesia hingga daerah. Kita siap untuk terus berperan dalam membina dan menggerakkan generasi muda Sumbar untuk aktif memakmurkan masjid,” kata Maisar.

Ia menegaskan, semangat memakmurkan masjid harus berjalan beriringan dengan upaya membangun generasi Qurani yang memiliki kapasitas dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Menurutnya, pemuda dan remaja masjid tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan internal masjid. Mereka juga perlu memiliki kemampuan untuk berkontribusi di tengah masyarakat, sehingga keberadaan organisasi benar-benar dirasakan manfaatnya.

“Milad ke-49 BKPRMI menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat peran pemuda dan remaja masjid dalam membangun generasi Qurani yang berdaya dan berkontribusi bagi Indonesia,” ujarnya.

Ketua Pelaksana Puncak Milad ke-49 BKPRMI tingkat Provinsi Sumbar, M. Rizki Attani, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan BKPRMI yang telah berdiri selama 49 tahun.

Selain itu, kegiatan juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan silaturahmi antara pengurus dan anggota BKPRMI dari berbagai daerah di Sumbar.

“Tujuan utama kegiatan ini untuk mensyukuri perjalanan BKPRMI yang telah berdiri selama 49 tahun, sekaligus mempererat silaturahmi antarpengurus dan anggota,” kata Rizki.

Puncak Milad ke-49 BKPRMI Sumbar tersebut turut dihadiri Gubernur Sumbar yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar Adib Alfikri, Anggota DPRD Provinsi Sumbar Nurfirmanwansyah, jajaran pengurus DPW BKPRMI Sumbar, Ketua DPD BKPRMI se-Sumbar, pengurus Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Sumbar, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Momentum tersebut menjadi bagian dari perjalanan BKPRMI dalam menjaga kesinambungan pembinaan pemuda dan remaja masjid di Sumatera Barat. Di tengah perubahan sosial dan perkembangan zaman, masjid diharapkan tetap menjadi ruang yang dekat dengan generasi muda sekaligus tempat tumbuhnya kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, dan kepemudaan.

Memasuki usia 49 tahun, BKPRMI Sumbar pun diharapkan semakin mampu memperkuat jejaring hingga tingkat daerah, membuka ruang partisipasi bagi generasi muda, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat untuk menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung.

Dengan demikian, peringatan milad tidak berhenti sebagai seremoni organisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperbarui semangat bersama dalam menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan generasi yang aktif, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Promo menara agung padang - honda padang

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news