PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perikanan dan Pangan menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada nelayan yang terdampak bencana. Bantuan tersebut berupa perahu fiber, mesin tempel, serta jaring penangkap ikan yang diserahkan kepada kelompok nelayan di empat kelurahan di Kecamatan Padang Utara.
Penyerahan bantuan berlangsung di Lapangan Voli Universitas Bung Hatta, kawasan Ulak Karang, Sabtu (19/9/2026). Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah membantu nelayan memulihkan aktivitas ekonomi setelah terdampak bencana pada November 2025.
Sekretaris Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, M. Dwi Richie, mengatakan bantuan yang diserahkan terdiri dari 19 unit perahu fiber, 19 unit mesin tempel berkekuatan 15 PK, serta 724 unit jaring penangkap ikan.
“Pada hari ini kita melaksanakan penyerahan bantuan dari Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perikanan Pangan berupa perahu fiber sebanyak 19 unit, dan juga mesin tempel sebanyak 19 unit, dan juga jaring sebanyak 724 unit,” kata Dwi Richie.
Menurutnya, penyaluran sarana tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program unggulan Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, khususnya melalui program Padang Melayani dan penanganan pascabencana.
Dwi mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu nelayan kembali menjalankan aktivitas penangkapan ikan dengan sarana yang lebih memadai. Terlebih, sebagian nelayan sempat mengalami kendala dalam menjalankan aktivitas melaut akibat dampak bencana yang terjadi sebelumnya.
“Kepada KUB penerima, diharapkan sesuai dengan arahan Bapak Wali Kota untuk memanfaatkan sebaik mungkin bantuan yang telah diterima sehingga dapat meringankan beban pada saat pascabencana yang lalu pada bulan November 2025,” ujarnya.
Adapun distribusi perahu fiber beserta mesin tempel dilakukan kepada kelompok penerima di empat kelurahan. Kelurahan Ulak Karang Utara menerima tiga unit, Ulak Karang Selatan lima unit, Kampung Lapai dua unit, dan Kampung Olo satu unit.
Lurah Ulak Karang Utara, Saringat, mengatakan bantuan tersebut menjadi perhatian penting bagi masyarakat nelayan yang sebelumnya terdampak bencana. Ia menyebut, bantuan yang diserahkan tidak hanya berupa sarana produksi, tetapi juga menjadi modal bagi nelayan untuk kembali menghidupkan aktivitas ekonomi mereka.
“Alhamdulillah kami pada hari ini warga menerima bantuan pascabencana, yaitu berupa kapal fiber dan mesin tempel. Untuk Kelurahan Ulak Karang Utara itu tiga kapal tempel dengan mesinnya,” kata Saringat.
Ia menjelaskan, selain Ulak Karang Utara, bantuan juga diterima nelayan dari tiga kelurahan lainnya. Ulak Karang Selatan memperoleh lima unit perahu fiber beserta mesin tempel, Kampung Lapai dua unit, sedangkan Kampung Olo mendapatkan satu unit.
Saringat mewakili masyarakat dari empat kelurahan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang dan Dinas Perikanan dan Pangan yang telah memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana.
“Kami mewakili warga masyarakat dari empat kelurahan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang melalui Kepala Dinas Pangan dan Perikanan atas bantuan yang diberikan pascabanjir ini,” ujarnya.
Menurut Saringat, keberadaan sarana penangkapan ikan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan perahu dan mesin yang tersedia, nelayan diharapkan dapat kembali melaut secara lebih optimal dan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
“Mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat menambah income pendapatan dari warga masyarakat kami dalam memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari,” katanya.
Bagi nelayan, bantuan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemulihan setelah bencana. Perahu dan mesin tempel merupakan sarana utama untuk menunjang aktivitas melaut, sementara jaring dibutuhkan untuk mendukung proses penangkapan ikan.
Perwakilan Kelompok Nelayan Hasil Family Ulak Karang, Danil Saputra, mengatakan bantuan perahu fiber dan mesin tempel 15 PK sangat membantu nelayan dalam kembali menjalankan aktivitas mereka.
“Saya banyak mengucapkan terima kasih kepada Pemko Padang dan Dinas Perikanan dan Pangan beserta jajarannya atas pemberian bantuan pascabencana. Bantuan yang kita terima berupa kapal fiber dan beserta mesin 15 PK,” kata Danil.
Ia menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi nelayan yang sebelumnya terdampak bencana. Dengan adanya sarana baru, nelayan memiliki dukungan untuk kembali melaut dan berupaya meningkatkan hasil tangkapan.
“Sangat bermanfaat atas bantuan yang kita terima ini, membantu dari pihak nelayan yang terdampak dari bencana kemarin. Semoga ini lebih dapat meningkatkan hasil tangkapan dari pihak nelayan, khususnya di Ulak Karang ini,” ujarnya.
Penyaluran bantuan itu juga menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat pesisir. Pemerintah tidak hanya memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pascabencana, tetapi juga mendorong agar sarana tersebut dapat digunakan secara produktif oleh kelompok penerima.
Dengan tersalurnya perahu fiber, mesin tempel dan jaring, nelayan di empat kelurahan di Kecamatan Padang Utara diharapkan dapat kembali mengoptimalkan aktivitas penangkapan ikan. Pada akhirnya, pemulihan sarana produksi tersebut diharapkan turut membantu menjaga keberlangsungan sumber pendapatan keluarga nelayan setelah bencana.

23 hours ago
8



















































