PDAM Makassar Lirik 3 Sumber Air untuk Solusi Krisis Utara Kota

13 hours ago 5
PDAM Makassar Lirik 3 Sumber Air untuk Solusi Krisis Utara Kota Kantor PDAM Makassar (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Perumda Air Minum (PDAM) Makassar memastikan tengah menyiapkan tiga sumber suplai baru untuk menutup defisit debit yang selama ini menjadi pemicu utama terganggunya distribusi air ke wilayah terdampak.

Plt Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkuradde, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi percepatan penanganan krisis air yang selama ini berulang, khususnya di wilayah utara seperti Tallo dan Ujung Tanah.

“Kami tidak lagi hanya merespons keluhan, tapi langsung menyiapkan solusi konkret. Salah satunya dengan membuka opsi tiga sumber suplai baru untuk menambah debit air,” tegas Andi Syahrum di kantor PDAM Makassar, Rabu (29/04).

Ia menjelaskan, tiga alternatif sumber air yang saat ini disiapkan meliputi wilayah Somba Opu, Moncongloe, serta optimalisasi sistem pompa dari instalasi yang ada di Panaikang.

Langkah ini dinilai krusial untuk mengejar kekurangan debit yang selama ini membuat distribusi air ke wilayah utara tidak maksimal.

Menurutnya, persoalan utama yang dihadapi bukan semata pada jaringan distribusi, melainkan pada turunnya kapasitas air baku yang masuk ke sistem. Kondisi ini menyebabkan tekanan air melemah dan tidak mampu menjangkau wilayah layanan secara merata.

“Fakta di lapangan menunjukkan debit air baku kita sempat turun jauh dari kondisi normal. Ini yang berdampak langsung pada layanan ke masyarakat,” ujarnya.

PDAM juga mengakui bahwa selama ini langkah penanganan masih didominasi solusi jangka pendek seperti distribusi air menggunakan mobil tangki dan penyediaan tandon di titik-titik terdampak. Namun pendekatan tersebut dinilai tidak cukup menjawab kebutuhan warga secara berkelanjutan.

“Solusi darurat seperti tangki dan tandon tetap berjalan, tapi itu bukan solusi utama. Yang kita kejar sekarang adalah sistem yang berkelanjutan,” katanya.

Selain menambah sumber air, PDAM juga melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem distribusi. Evaluasi jaringan pipa menjadi fokus untuk memastikan tidak ada kebocoran atau hambatan teknis yang memperparah kondisi di lapangan.

Di sisi lain, langkah koordinatif juga ditempuh dengan melibatkan DPRD serta pihak terkait dalam pengelolaan air baku. PDAM membuka ruang evaluasi terhadap seluruh rantai pasok air, termasuk kemungkinan kendala pada pihak ketiga yang selama ini terlibat.

“Kami akan duduk bersama semua pihak untuk memastikan di mana letak masalahnya dan bagaimana solusinya bisa dijalankan secepat mungkin,” tegasnya.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya menutup celah krisis air yang selama ini terjadi setiap musim kemarau. Dengan tambahan suplai dan perbaikan sistem, PDAM menargetkan distribusi air ke wilayah utara bisa kembali normal dan stabil.

“Kami ingin memastikan krisis ini tidak terus berulang. Targetnya jelas, suplai bertambah, distribusi lancar, dan masyarakat mendapatkan air bersih secara merata,” tukas Andi Syahrum.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news