Bus mudik gratis Pemprov Sulsel 2026 (dok. Syamsi/KabarMakassar)KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberangkatkan ratusan pemudik dalam program mudik gratis Idulfitri 1447 Hijriah/2026.
Pelepasan mudik gratis ini dilakukan langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama jajaran Forkopimda di Jembatan CPI Makassar, Senin (16/03)
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, Erwin Terwo, mengatakan program mudik gratis ini merupakan inisiatif pemerintah provinsi untuk meringankan beban masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga di daerah asal.
Menurutnya, program tersebut juga bertujuan membantu mengurangi potensi kemacetan lalu lintas pada masa arus mudik, terutama di sejumlah ruas jalan yang kerap mengalami kepadatan pada jam-jam puncak.
“Mudik gratis juga membantu meminimalisir dampak inflasi yang terjadi di Sulawesi Selatan serta mengurangi beban lalu lintas di jalan yang dapat mengganggu arus lalu lintas yang sudah berada pada titik jenuh pada jam-jam puncak di beberapa ruas jalan,” kata Erwin, Senin (16/03).
Ia menjelaskan, pada program mudik gratis yang digelar pada 16 Maret 2026, pemerintah provinsi memberangkatkan sekitar 500 pemudik menggunakan 13 unit bus dari Makassar menuju sejumlah daerah di Sulawesi Selatan.
“Program mudik gratis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tanggal 16 Maret 2026 dengan lintasan trayek Makassar – Malili sebanyak 160 orang, Makassar – Sinjai sebanyak 40 orang, Makassar – Bone sebanyak 60 orang, Makassar – Bulukumba sebanyak 120 orang, dan Makassar – Selayar sebanyak 120 orang. Total pemudik yang ikut berpartisipasi sebanyak 500 orang menggunakan 13 bus,” ujar Erwin.
Selain program yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi, mudik gratis juga dilaksanakan melalui kerja sama dengan sejumlah badan usaha dan instansi lainnya.
Erwin menyebut kerja sama dengan Jasa Raharja berhasil memberangkatkan sekitar 250 pemudik menggunakan 11 unit bus dengan rute Makassar menuju Palopo, Masamba, hingga Malili.
Program serupa juga digelar bersama Pertamina Patra Niaga yang menargetkan sekitar 150 pemudik menggunakan enam unit bus dengan sejumlah rute perjalanan.
“Program mudik gratis bekerjasama dengan PT. Pertamina Patra mengangkut target pemudik sebanyak 150 orang menggunakan 6 unit bus, dengan tujuan Makassar – Bulukumba – Bone, Makassar – Parepare – Palopo dan Makassar – Parepare – Mamuju,” ungkapnya.
Kerja sama lainnya dilakukan dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA) yang memberangkatkan sekitar 50 pemudik menggunakan dua unit bus menuju sejumlah daerah tujuan.
“Program mudik gratis bekerjasama dengan PT. KIMA mengangkut target pemudik sebanyak 50 orang menggunakan 2 unit bus, dengan tujuan Makassar – Parepare – Sidrap dan Makassar – Bone,” katanya.
Selain itu, Kantor Perwakilan Bulog Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat juga turut berpartisipasi dengan memberangkatkan satu armada bus untuk rute Makassar menuju Enrekang, Tana Toraja, dan Toraja Utara dengan target 25 pemudik.in.
Program mudik gratis juga mencakup pengangkutan kendaraan roda dua melalui kerja sama dengan Semen Tonasa. Program tersebut mengangkut puluhan sepeda motor milik pemudik menggunakan mobil boks.
“Program mudik gratis bekerjasama dengan PT Semen Tonasa mengangkut kendaraan roda dua sebanyak 35 unit menggunakan 3 mobil boks dengan tujuan Makassar – Bulukumba – Sinjai – Bone, Makassar – Parepare – Sidrap – Wajo dan Makassar – Luwu – Palopo – Luwu Utara – Luwu Timur,” katanya.
Selain program yang diinisiasi oleh pemerintah provinsi, sejumlah perusahaan juga menggelar kegiatan mudik gratis secara mandiri. Salah satunya adalah Pelindo yang menyiapkan 12 unit bus dari Pelabuhan Makassar.
Program serupa juga dilaksanakan oleh Pegadaian yang menyiapkan delapan unit bus untuk memberangkatkan pemudik dari sejumlah kantor cabang di Makassar.
“PT Pegadaian Sulawesi Selatan menyiapkan 8 unit bus dan akan dilepas pada tanggal 17 Maret 2026 pada tiga kantor cabang pegadaian di Makassar,” kata Erwin.
Ia menambahkan pelaksanaan program mudik gratis tersebut turut mendapat dukungan dari berbagai instansi. Menurutnya, dukungan lintas instansi tersebut diharapkan dapat memastikan perjalanan para pemudik berlangsung aman dan lancar hingga ke daerah tujuan.
Dukungan tersebut antara lain pengawalan perjalanan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel sampai ke daerah tujuan, Bank Sulselbar menyiapkan prasarana pendukung acara pelepasan mudik gratis, dan Margautama Nusantara menfasilitasi kemudahan (gratis) melewati ruas
jalur tol kepada armada pemudik.
“Sementara itu, PT ASDP menyiapkan tiket mudik gratis kepada pemudik beserta armada pengangkutnya dengan tujuan Kabupaten Kepulauan Selayar dengan rute Pelabuhan Penyeberangan Bira – Pelabuhan Pamatata Kepulauan Selayar,” pungkas Erwin.


















































