Permintaan Darah di PMI Kulonprogo Naik Signifikan

13 hours ago 6

Permintaan Darah di PMI Kulonprogo Naik Signifikan Ilustrasi. - Everypixel

Harianjogja.com, KULONPROGO—Palang Merah Indonesia (PMI) Kulonprogo mencatat kenaikan permintaan darah hingga 100 kantong per bulan. Kesadaran donor masyarakat pun menjadi kunci pemenuhan kebutuhan rumah sakit.

Ketua PMI Kulonprogo, Arif Prastowo, mengatakan bahwa instansinya harus menyediakan minimal 400 kantong darah setiap bulannya. Menurutnya, jumlah itu sudah mengalami peningkatan sekitar 100 kantong dari rata-rata tahun-tahun sebelumnya. "Kami itu setiap bulan paling tidak 400 kantong harus kami sediakan. Ini sudah meningkat 100 kantong per bulan rata-rata dari tahun-tahun sebelumnya," jelasnya, Minggu (30/11/2025).

Arif menilai peningkatan tersebut menandai adanya penambahan tindakan medis di rumah sakit yang memerlukan transfusi darah. Menurutnya, jika ketersediaan darah di PMI terbatas sementara permintaan terus meningkat, tentu akan mengganggu pemenuhan kebutuhan darah di rumah sakit. Dia menilai kesadaran masyarakat untuk berbagi dan membantu sesama dengan mendonorkan darah sudah cukup baik.

"Karena kita tahu jika terjadi keterlambatan bahkan ketidaktersediaan darah maka bisa berakibat fatal bagi pasien," ucapnya. Arif mengaku, setiap bulannya permintaan mencapai 400 kantong darah, sehingga PMI Kulonprogo harus menyediakan lebih dari jumlah tersebut. Menurutnya, selalu diupayakan setidaknya 500 hingga 600 pendonor setiap bulannya agar dapat terus memenuhi permintaan.

"Ini tidak mudah tetapi saya sangat optimis dengan perkembangan sekarang kesadaran masyarakat Kulonprogo mendonorkan darahnya rutin bisa membantu kestabilan darah PMI," lanjutnya. Penyakit demam berdarah disebut dapat menambah banyak permintaan kantong darah ke PMI, sebab penderitanya setidaknya membutuhkan empat sampai lima kantong darah.

Arif menegaskan, pihaknya selalu menjaga komunikasi yang baik dengan para pendonor sukarela. Kalangan tersebut merupakan kelompok yang paling rutin mendonorkan darahnya. "Bisa dua hingga tiga bulan sekali mendonorkan dan itu kami selalu ingatkan," ungkapnya.

Untuk memenuhi tingginya permintaan darah, PMI Kulonprogo juga berkeliling ke berbagai kapanewon. Mereka mempromosikan pentingnya donor darah, termasuk ke tingkat SMA sederajat, agar para siswanya rutin mendonorkan darah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news