Ilustrasi lurah atau kepala desa. - Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 31 kalurahan di Kabuapten Gunungkidul akan melaksanakan pemilihan lurah serentak di tahun ini. Rencananya pelaksanaan coblosan pesta demokrasi tingkat kalurahan dilangsungkan pada September mendatang.
Kepala Bidang Bina Administrasi dan Aparatur Pemerintahan Kalurahan, Dinas Pemberdayaan Masyarkat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Gunungkidul, Kriswantoro mengatakan, sudah mulai mempersipakan penyelenggaraan pemilihan lurah serentak di tahun ini. Total ada 31 kalurahan akan menyelenggarakan pemilihan.
“Seharusnya ada 30 kalurahan yang menggelar pemilihan. Tapi, berhubung Lurah Ngloro mundur di 2023 lalu, maka hasil koordinasi dengan Kementerian, maka diikutkan pemilihan serentak kali ini sehingga jumlahnya menjadi 31 kalurahan,” kata Kris, Kamis (8/1/2026).
Dia menjelaskan, pemilihan lurah serentak seharusnya diselenggarakan di 2024 lalu. Namun dikarenakan ada perpanjangan masa jabatan dari enam menjadi delapan tahun, maka pemilihan diundur di tahun ini.
Disinggung mengenai pelaksanaan pemilihan, Kris mengakui bahwa akhir November sudah habis masa jabatannya sehingga harus dilakukan pelantikan agar tidak terjadi kekosongan lurah. Oleh karena itu, ia memperkirakan pilihan lurah dilaksanakan dua bulan sebelum pelantikan.
“Kira-kira September dilaksanakan coblosan pilihan lurah. Tapi, untuk hari pastinya masih akan kami bahas lebih lanjut,” kata Kris.
Terpisah, Anggota Komisi A DPRD Gunungkidul, Suharjo mengatakan, penyelenggaraan pilihan lurah serentak harus dilaksanakan di tahun ini. Pasalnya, ada puluhan jabatan lurah yang habis di akhir 2026.
“Sudah dikomunikasikan dengan OPD terkait dan anggaran untuk penyelenggaraan sudah disediakan,” katanya.
Meski demikian, Suharjo mengakui masih ada yang harus dikomunikasikan dan dipersiapkan lebih lanjut. Salah satunya menyangkut dengan regulasi sebagai dasar untuk pelaksanaan pemilihan serentak.
“Pasti akan ada koordinasi lanjutan dengan DPMKP2KB Gunungkidul untuk membahas kepastian pelaksanaan pilihan lurah serentak,” katanya.
Pihaknya berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan pemilihan lurah serentak di 31 kalurahan. Meski masih sekitar sembilan bulan pelaksanananya, tapi harus segera dipersiapkan agar pelaksanaan berjalan dengan lancar.
“Intinya jangan sampai terjadi kekosongan jabatan lurah. Makanya, pilihan lurah serentak harus dipersiapkan dengan matang agar dapat berjalan lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

1 day ago
4
















































