Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq, (Dok: Sinta KabarMakassar).KabarMakassar.com – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tak cepat puas atas realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025.
Diketahui, Pemkot Makassar mencatat capaian fantastis dengan total realisasi sebesar Rp1.979.548.619.000 atau setara Rp1,9 triliun.
Menurutnya, keberhasilan melampaui target PAD menunjukkan adanya kerja-kerja pemerintahan yang berjalan dengan baik.
Anwar Faruq menyebut, capaian positif ini diharapkan dapat menjadi modal penting untuk mendorong peningkatan PAD pada tahun-tahun berikutnya.
“Harapan kita selanjutnya bahwa pemerintah kota harus mencoba untuk meningkatkannya lagi hingga mencapai target-target pendapatan di 2026,” ujarnya, Rabu (07/01).
Ia meminta agar Pemkot terus meningkatkan kinerja untuk merealisasikan target PAD tahun 2026 itu lebih dari Rp2,3 triliun. Meski target tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun 2025, Anwar Faruq optimis dengan kerja maksimal Pemkot Makassar bisa mewujudkan hal tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa pencapaian target, bahkan melampauinya, akan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurutnya, kelebihan pendapatan daerah dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pembiayaan program pembangunan dan pelayanan publik.
Lebih lanjut, Anwar Faruq menyoroti pentingnya pengelolaan sumber-sumber pendapatan daerah yang dinilai masih memiliki potensi besar.
Ia menyebut sektor parkir serta kontribusi dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) sebagai beberapa sumber pemasukan yang perlu dikelola lebih optimal.
“Ini harus dikelola dengan lebih baik agar bisa memberikan sumbangan pemasukan yang maksimal bagi pemerintah kota,” tutupnya.
Sebelumnya telah diberitakan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Makassar tahun 2025 hampir menembus angka Rp2 triliun.
Hingga penutupan akhir tahun, realisasi PAD tercatat sebesar Rp1.979 triliun dengan pajak daerah menjadi penyumbang terbesar mencapai sekitar Rp1,74 triliun atau 93 persen dari target.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Andi Asminullah, menyampaikan capaian tersebut berdasarkan perhitungan sementara uang yang telah masuk ke kas daerah setelah proses penutupan dan rekonsiliasi.
“Angka ini memang masih sementara karena baru closing dan masih dalam tahap rekonsiliasi, tetapi tidak akan meleset jauh dari hasil perhitungan terakhir,” kata Andi Asminullah, saat rilis akhir tahun 2025, Rabu (31/12).
Ia menyebutkan, capaian PAD 2025 ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Kota Makassar, sekaligus menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, ini adalah capaian tertinggi yang pernah diraih Kota Makassar,” ujarnya.
Andi menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif Bapenda bersama seluruh SKPD pemungut pajak, serta dukungan masyarakat yang patuh membayar pajak daerah.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat Kota Makassar yang terus memberikan kepercayaan, serta peran media yang membantu menyampaikan informasi penting terkait pajak,” jelasnya.
Dengan capaian hampir Rp2 triliun di 2025, Pemerintah Kota Makassar menargetkan PAD tahun 2026 meningkat signifikan hingga lebih dari Rp2,3 triliun.
“Target tahun depan naik cukup tinggi. Minimal realisasinya harus lebih baik dari tahun ini. Kalau tahun ini di kisaran 90 persen, tahun depan kami optimistis bisa mencapai 100 persen,” pungkas Andi Asminullah.


















































