Ilustrasi sampah yang berada di tepian pantai Trisik, Desa Banaran, Kecamatan Galur, Selasa (4/12/2018). - Harian Jogja/Uli Febriarni
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul mencatat terjadi lonjakan sampah di bibir Kawasan Pantai Parangtritis sejak Jumat (28/3/2025) malam. Lonjakan sampah tersebut terjadi akibat hujan deras yang terjadi saat itu.
Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul Markus Purnomo yang akrab disapa Ipung menyampaikan sampah yang ada di sana berasal dari aliran sungai yang mengarah ke kawasan pantai. Di sana sampah yang ada mencapai sekitar 6-8 ton per hari.
"Padahal hari [sampah di Pantai] biasa hanya sekitar 1-2 ton per hari," katanya, Minggu (28/3/2025).
Baca Juga: Banjir Mereda, Warga Bantul dan Gunungkidul Kembali ke Rumah
Ipung menyampaikan sampah yang ada sebagian besar berasal dari sampah rumah tangga berupa kasur dan sampah plastik. Ada juga sampah berupaya kayu gelondongan.
Baca Juga: 12 Kapanewon di Bantul Kebanjiran, Ini Kerusakannya
Dia menuturkan Dinpar Bantul mengerahkan seluruh petugas kebersihan mencapai 40 orang untuk membersihkan sampah tersebut.
"Tidak ada tambahan [petugas kebersihan], tapi semua dikerahkan, tidak ada shift," katanya.
Baca Juga: Breaking News: Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Bantul Terendam Banjir
Pembersihan di sana dilakukan sejak Sabtu (29/3/2025) pagi hingga saat ini. Setelah di kumpulkan, sampah di bawa ke TPS di Pantai Parangkusumo.
"Ini masih ngusungi sampah sekuatnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News