Suasana Masjid Kampus UGM pada Selasa (3/5/2026). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (Maskam UGM) menyiapkan 1.500 porsi makanan buka puasa dan 500 porsi sahur setiap hari selama Ramadan, dengan menu berbasis daging untuk memuliakan jemaah, khususnya mahasiswa. Menu dengan unsur daging menjadi pilihan utama untuk memanjakan peserta yang bersantap sahur maupun buka puasa.
Koordinator Takmir Muda Maskam UGM, Indra Oktafian Hidayat, menyampaikan bahwa tidak ada menu tematik khusus tahun ini. Namun panitia menyiapkan 1.500 porsi untuk buka puasa setiap hari dan 500 porsi untuk sahur.
"Kalau khusus tematik itu enggak ada. Cuma memang tiap tahun kita menyediakan 1.500 porsi untuk buka puasa sesuai jadwal yang sudah tertera," ujar Indra, Selasa (3/2/2026).
Tidak ada persyaratan khusus bagi masyarakat atau mahasiswa yang ingin menikmati menu buka maupun sahur di Maskam UGM. Panitia akan menggunakan sistem kupon, yang dibagikan menjelang Magrib untuk buka puasa dan mulai pukul 02.00 WIB untuk sahur, mengikuti mekanisme tahun lalu.
Soal menu, Maskam UGM bekerja sama dengan empat hingga lima katering untuk menghadirkan variasi masakan. Indra menekankan bahwa banyak menu berbahan daging bukan karena alasan khusus, melainkan untuk memuliakan jemaah sekaligus membantu mahasiswa menghemat pengeluaran selama Ramadan.
"Tujuannya agar teman-teman mahasiswa di Jogja bisa menikmati sahur dan buka puasa dengan biaya minimal, bahkan gratis," tambahnya.
Setiap porsi telah dihitung secara komprehensif, mencakup karbohidrat, protein dari daging, sayur dan buah sebagai sumber serat, serta air mineral. Hal ini untuk memastikan keseimbangan gizi bagi jemaah selama berpuasa.
Dari akun media sosial Ramadhan di Kampus (RDK) UGM, menu berbuka yang disiapkan antara lain: sate lilin ayam, ayam cabai, bandeng presto, ayam teriyaki, ayam rempah, ayam lada hitam, steak ayam, rendang sapi, nila bakar madu, ayam betutu, dan beef slice lada hitam, serta berbagai pilihan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

1 hour ago
1














































