Veda Ega Pratama Bidik Kebangkitan di Moto3 Austria

3 hours ago 2

Jumali

Jumali Jum'at, 18 September 2026 08:57 WIB

Veda Ega Pratama Bidik Kebangkitan di Moto3 Austria

Veda Ega Pratama /Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Veda Ega Pratama langsung mengalihkan perhatian ke Red Bull Ring setelah gagal meraih poin pada Moto3 San Marino. Pembalap Honda Team Asia itu akan kembali berlaga pada putaran ke-15 Moto3 2026 di Austria bersama rekan setimnya, Zen Mitani.

Pada balapan di Misano, Veda finis di posisi ke-18. Hasil tersebut membuatnya kembali gagal masuk zona poin setelah sebelumnya juga mengalami kesulitan di Moto3 Aragon.

Kini, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu ingin segera mendapatkan kembali ritme kompetitifnya di Red Bull Ring.

"Setelah akhir pekan yang sulit di Misano, saya sangat menantikan kesempatan berikutnya di Austria. Saya sadar perlu melakukan perbaikan diri dan memahami aspek apa saja yang bisa ditingkatkan, karena hasil di Misano bukanlah yang kami harapkan," ujar Veda dalam keterangan resmi.

Veda Suka Karakter Red Bull Ring

Red Bull Ring memiliki karakter yang berbeda dari Misano. Sirkuit yang berada di Spielberg, Styria, tersebut memiliki kombinasi trek lurus panjang dan sejumlah tikungan yang menjadi titik pengereman.

Karakter tersebut membuka peluang pertarungan posisi, termasuk melalui pemanfaatan slipstream di lintasan lurus. Kondisi ini menjadi salah satu hal yang membuat Veda optimistis bisa mendapatkan kesempatan lebih baik.

"Saya menyukai Red Bull Ring, dan menurut saya lintasan ini memberi kami peluang bagus untuk bersaing berkat trek lurus yang panjang serta banyaknya kesempatan untuk melakukan manuver menyalip," kata Veda.

Bagi Veda, tantangannya adalah menemukan setelan motor yang tepat sejak sesi pertama. Ia ingin menggunakan latihan bebas untuk membangun kembali feeling dengan motor Honda sebelum memasuki kualifikasi dan balapan.

Tak Ingin Terlalu Lama Memikirkan Misano

Hasil di San Marino tidak ingin dibawa terlalu jauh oleh Veda. Fokusnya kini diarahkan pada pekerjaan bersama Honda Team Asia agar performa meningkat secara bertahap sepanjang akhir pekan.

"Sekarang kami harus segera bangkit dan menata ulang fokus. Tidak ada waktu untuk terlalu memikirkan balapan sebelumnya karena GP berikutnya sudah menanti, dan saya ingin memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin," ujarnya.

Veda saat ini berada di posisi ketujuh klasemen sementara Moto3 dengan 97 poin. Posisi tersebut menunjukkan ia masih berada di papan atas persaingan meski dua seri terakhir tidak berjalan sesuai harapan.

Musim debut Veda sendiri sudah menghasilkan pencapaian penting. Pada GP Brasil, ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih podium Grand Prix setelah finis ketiga.

Austria Jadi Penutup Paruh Eropa

GP Austria juga menjadi salah satu titik penting sebelum kalender Moto3 memasuki rangkaian balapan di Asia.

Setelah Spielberg, persaingan akan berlanjut menuju Jepang dan kemudian Indonesia. Karena itu, Veda ingin menutup rangkaian balapan Eropa dengan hasil yang lebih baik setelah dua seri sebelumnya tidak menghasilkan poin.

"Saya akan mengerahkan seluruh kemampuan dan berusaha keras demi meraih hasil bagus di Austria," kata Veda.

Bagi Honda Team Asia, akhir pekan di Red Bull Ring menjadi kesempatan bagi Veda dan Mitani untuk memperbaiki performa sekaligus mempersiapkan diri menghadapi fase akhir musim. Veda pun berharap proses tersebut dimulai sejak FP1 dengan arah pengembangan motor yang lebih jelas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news