
Latihan Timnas Indonesia jelang melawan Vietnam. Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia mengikuti sesi latihan di Stadion GBK, Jakarta, Minggu (2/8/2026). Latihan Timnas Indonesia untuk persiapan laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 melawan Vietnam di Stadion Pakansari pada Senin (3/8/2026). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/sgd\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA— Bandung dan Jakarta memastikan kesiapan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober mendatang.
Kesiapan dua kota itu disampaikan dalam rapat koordinasi lintas instansi perihal FIFA ASEAN bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan Bandung siap bersinergi dengan DKI Jakarta dalam menyukseskan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.
"Kami siap untuk menjadi tuan rumah bersinergi dengan sahabat kami dari dari DKI Jakarta," kata Herman kepada awak media seusai rapat koordinasi tersebut.
Stadion Si Jalak Harupat Jadi Arena di Bandung
Herman menjelaskan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung akan menggunakan Stadion Si Jalak Harupat. Pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai acara pendukung di stadion tersebut dengan standar yang sesuai dengan harapan FIFA.
Persiapan tidak hanya dilakukan untuk pertandingan. Sejumlah lapangan latihan juga disiapkan, yakni Stadion ITB, Stadion Arcamanik, dan Stadion Sidolig.
Dua stadion cadangan turut dipersiapkan untuk mendukung penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026, yaitu Stadion Unpad dan lapangan IPDN Jatinangor.
Menurut Herman, Jawa Barat memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan ajang sepak bola internasional. Pengalaman tersebut salah satunya diperoleh ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia U17 FIFA 2023.
"Kami, insya Allah, totalitas untuk FIFA ASEAN Cup 2026 ini," katanya.
Jakarta Siapkan SUGBK dan Lapangan Latihan
Kesiapan serupa disampaikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Andri Yansyah memastikan Jakarta siap menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai arena utama.
Andri mengatakan Jakarta memiliki pengalaman panjang dalam menggelar berbagai acara internasional sehingga kesiapan sebagai tuan rumah tidak diragukan lagi.
Untuk kebutuhan latihan para peserta, pemerintah menyiapkan sejumlah lokasi. Lapangan Banteng, lapangan Soemantri Brodjonegoro, serta Lapangan 1 dan 2 JIS akan dipersiapkan dengan baik.
Dukungan Jakarta juga mencakup aspek di luar pertandingan, termasuk promosi dan mobilisasi peserta selama berada di kota tersebut.
"Kami juga siap memberikan layanan untuk pemain maupun ofisial ke tempat-tempat wisata dengan menggunakan transportasi yang kita miliki," katanya.
FIFA ASEAN Cup 2026 Dibagi Dua Divisi
FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober. Penyelenggaraan turnamen dibagi menjadi dua divisi, yakni Premier Division di Indonesia dan Challenge Division di Hong Kong.
Premier Division diikuti tim-tim dengan peringkat terbaik di kawasan, yaitu Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Filipina.
Sementara itu, Challenge Division diikuti Hong Kong, Myanmar, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, dan Timor Leste. Masing-masing divisi kemudian dibagi ke dalam dua grup.
Format FIFA ASEAN Cup 2026 juga memiliki perbedaan dibandingkan turnamen pada umumnya. Tim yang finis sebagai juara grup langsung melaju ke babak final sehingga tidak ada babak semifinal.
Dengan format tersebut, setiap tim dituntut menjaga konsistensi sejak pertandingan pertama. Hasil buruk dapat memperkecil peluang sebuah tim untuk menjadi juara grup sekaligus melaju ke final.
Timnas Indonesia Masuk Grup A
Hasil pengundian FIFA ASEAN Cup 2026 menempatkan Timnas Indonesia di Grup A Premier Division. Indonesia akan bersaing dengan Malaysia, India, dan Singapura.
Adapun Grup B Premier Division dihuni Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina.
Untuk Challenge Division, Grup A terdiri atas Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam. Sementara Grup B dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste.
Dengan demikian, Bandung dan Jakarta akan menjadi dua kota di Indonesia yang menopang penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026, mulai dari pertandingan, lapangan latihan, hingga dukungan mobilisasi dan layanan bagi pemain maupun ofisial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara

6 hours ago
11

















































