Ilustrasi banjir. / Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Banjir merendam sejumlah ruas jalan utama di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Minggu pagi. Genangan air menyebabkan aktivitas warga terganggu dan beberapa titik jalan tidak dapat dilalui kendaraan, terutama di tiga kelurahan yang terdampak cukup parah.
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra, menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan banjir mulai menggenangi wilayah tersebut sejak pukul 06.00 WIB. Genangan air tercatat terjadi di Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Timur, dan Pegangsaan Dua.
“Hasil monitoring, tiga kelurahan terendam banjir sejak Minggu pagi pukul 06.00 WIB,” kata Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra di Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Di Kelurahan Kelapa Gading Barat, banjir tercatat menggenangi sedikitnya 11 ruas jalan. Di Jalan Yos Sudarso tepatnya di halte Kodamar, ketinggian air mencapai lima sentimeter.
Genangan juga terjadi di sejumlah titik Jalan Boulevard Barat, antara lain di Gading Batavia dengan ketinggian 15–20 cm, di depan Bank BNI setinggi 30–35 cm, di depan Bank Danamon setinggi lima cm, Emerald Tower Honda 10–15 cm, serta beberapa titik lainnya.
Banjir turut merendam Jalan GBI di berbagai lokasi, mulai dari samping Lottemart dengan ketinggian air 25–35 cm, Paladian Park 10 cm, di depan RS Mitra 30 cm, serta di depan Ruko GBI setinggi 10 cm.
Selain itu, genangan juga terjadi di Jalan Nias Raya, tepatnya di kawasan The Kew 10 cm, Hotel Santika 10 cm, dan Gereja Tiberias 10 cm.
Sejumlah ruas lain di Kelurahan Kelapa Gading Barat turut terdampak, di antaranya Jalan BGR depan Hotel Urban 15 cm, Jalan Perintis Kemerdekaan 30 cm, Jalan Boulevard Utara depan Bank BNI 10 cm, Jalan Hibrida depan Sekolah Penabur 30 cm, serta Mitra Gading Villa dengan ketinggian air 20 cm.
Kompleks TNI AL Kodamar juga terendam banjir. Di RW 13 Boulevard Utara, ketinggian air mencapai 25 cm, sementara RT 01 dan RT 02 di RW 22 tergenang hingga 15 cm.
Sementara itu, di Kelurahan Kelapa Gading Timur, genangan banjir setinggi 30 cm terjadi di Jalan Boulevard Timur sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua.
Banjir juga merendam Jalan Raya Boulevard di depan Mall Kelapa Gading, Kelurahan Kelapa Gading Timur, dengan ketinggian air 30 cm, serta Jalan Raya Gading Indah arah Polsek Kelapa Gading setinggi 20 cm.
Di wilayah Kelurahan Pegangsaan Dua, genangan terparah tercatat di Jalan Hibrida Raya dan TL Pintu 3 Kelapa Hibrida dengan ketinggian air mencapai 40 cm. Selain itu, Jalan Raya Pegangsaan Dua terendam 30 cm dan RW 14 Jalan Kelapa Nias IV setinggi 30 cm.
Banjir juga melanda Gang Masjid RW 03 Kampung Rawa Indah. Tercatat tujuh RT terendam dengan ketinggian air mencapai 50–60 cm. Jalan Boulevard Timur Pegangsaan Dua pun ikut tergenang hingga 35 cm.
“Kami sudah kerahkan personel untuk evakuasi dan pelayanan terhadap masyarakat di lapangan,” kata dia.
Akibat genangan yang semakin tinggi, sebanyak 201 warga RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua terpaksa mengungsi karena kondisi rumah tidak memungkinkan untuk ditempati.
Lurah Pegangsaan Dua, Sarmudi, mengatakan para warga mengungsi ke sejumlah lokasi aman di sekitar permukiman.
“Para pengungsi tersebar di beberapa masjid, mushalla, serta gardu warga yang dijadikan tempat penampungan sementara,” kata Sarmudi.
Ia merinci lokasi pengungsian meliputi Masjid At-Taqwa RT 003/03, Masjid Al-Husnah RT 004/03, Gardu FBR dan Mushola Darul Mukmin RT 005/03, serta Masjid Jami Albahriyah RT 006/03.
“Sementara RT 007/03 tercatat tidak ada pengungsi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara

4 hours ago
3














































