Peluncuran platform Kabar Perempuan dan Microsite Perempuan Timur yang dilaksanakan secara hybrid (Dok: Nofi KabarMakassar)KabarMakassar.com — KabarMakassar bersama Konde.co didukung oleh BBC Media Action secara resmi meluncurkan platform Kabar Perempuan dan microsite Perempuan Timur.
Acara yang berlangsung hybrid ini dilaksanakan secara luring di Jakarta Pusat, sementara secara daring sendiri dihadiri oleh puluhan peserta online pada Kamis (12/02).
Turut hadir dalam acara tersebut Alia Yofira dari PurpleCode, Ketua Pengurus Jaringan Perempuan Indonesia Timur (JPIT), Mery Kolimon, Pemimpin Redaksi Terasmaluku.com, Insany Syahbarwaty,
dan Jurnalis Jubi.id, Aida Nursanti Ulim.
Isu perempuan, terkhususnya perempuan dari Timur menjadi pemantik diciptakannya platform dan microsite tersebut.
Direktur KabarMakassar, Hajriana, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat, mulai dari agenda awal hingga terciptanya wadah bagi perempuan terutamanya dari Indonesia Timur.
Ia membeberkan jika seluruh agenda telah berlangsung dengan baik dan kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi ruang yang bisa dipercaya publik.
“Harapannya, ini mampu menjadi wadah gerakan perempuan, dimana isu perempuan dapat dikawal dengan baik, terlahir di ruang yang bisa mendorong perubahan nyata,” ujarnya.
“Peluncuran ini bukan hanya seremonial saja, namun awal dari kerja yang solid dan berdampak. Pintu awal dari kerja-kerja berkelanjutan,” tambahnya.
Pimpinan Redaksi Konde.co, Luviana Ariyanti, menceritakan pengalaman nyata yang dihadapi oleh jurnalis perempuan di timur.
Ia mengungkapkan jika, pengalaman yang dialami oleh perempuan timur terdapat perbedaan yang signifikan dengan mereka yang di barat.
“Tidak semudah kami yang dibarat, akses yang sulit. Kami diajarkan tentang keberanian dari timur,” terangnya.
Dia menuturkan, patut untuk melihat perjalanan dalam media, apakah telah memberi ruang bagi perempuan.
“Moto kami di microsite, bahwa Indonesia bukan hanya dari barat tapi juga dari timur,” jelasnya.
Manager Program BBC Media Action, Pravita Kusumaningtyas, menyatakan jika Kabar Perempuan dan Perempuan Timur merupakan ruang yang inspiratif.
Pravita mengungkapkan kebahagiaan atas tercetusnya platform dan microsite ini, terutamanya untuk menyuarakan suara perempuan Indonesia Timur.
“Saya tidak sabar untuk mendengar kabar dan cerita teman-teman yang nantinya tertuang dalam platform dan microsite ini,” tukasnya.
Ia mengatakan jika perempuan memiliki tempat yang setara dalam percakapan. Dimana mereka dapat menyuarakan isi pikiran mereka.
Redaktur KabarMakassar, Ardiyanti, menuturkan alasan dibalik kehadiran platform Kabar Perempuan.
Ia mengatakan jika banyak pengalaman perempuan yang tidak dianggap prioritas saat terjadi di publik.
“Padahal pengalaman perempuan adalah pengalaman sosial yang lengkap ada relasi kekuasaan hingga keamanan,” terangnya.
Oleh sebab itu, kata Ardiyanti, pihaknya ingin membangun ruang yang konsisten, menjadi rumah, hingga menjaga editorial yang bertanggung jawab.
“Kabar Perempuan memberi narasi kuat tentang Indonesia Timur. Kami ingin memperluas ruang bagi cerita-cerita yang selama ini jarang diberi panggung dan menempatkan sebagai bagian penting dari percakapan publik,” tuturnya.
Peluncuran platform Kabar Perempuan dan microsite bukanlah garis akhir, namun menjadi langkah awal, rumah yang ingin dibangun bersama, merawat akurasi, empati, keberanian dan keberpihakan pada keadilan.


















































