PADANG, KLIKPOSITIF — SMP Negeri 25 Padang kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah olahraga pelajar. Dua siswanya berhasil memastikan diri mewakili Provinsi Sumatera Barat pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional 2026 setelah tampil sebagai juara pada O2SN tingkat provinsi.
Kedua siswa tersebut adalah Veodri Ugraha Marvi, yang menjadi juara cabang olahraga pencak silat, serta Cinta Early, yang keluar sebagai juara cabang olahraga renang. Keberhasilan keduanya tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SMP Negeri 25 Padang, tetapi juga mengharumkan nama Kota Padang sebagai daerah yang konsisten melahirkan atlet-atlet muda berprestasi.
Kepala SMP Negeri 25 Padang, Herry Susanto, saat ditemui di sekolah tersebut, Rabu (5/8/2026), mengatakan pencapaian dua siswanya merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kerja keras para atlet, dukungan orang tua, sekolah, pelatih, hingga pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Veodri berhasil menjadi juara pertama tingkat Provinsi Sumatera Barat pada cabang pencak silat, sedangkan Cinta Early menjadi yang terbaik pada O2SN cabang renang tingkat provinsi. Keduanya akan mewakili Sumatera Barat pada O2SN tingkat nasional,” ujar Herry.
Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa pembinaan peserta didik di lingkungan sekolah tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memberi ruang luas bagi pengembangan potensi di bidang olahraga, seni, penelitian, maupun keterampilan lainnya.
Herry menjelaskan, SMP Negeri 25 Padang saat ini memiliki 19 kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat sesuai potensi masing-masing. Melalui berbagai kegiatan tersebut, sekolah berupaya menciptakan lingkungan yang mampu mendorong lahirnya generasi berprestasi dan berkarakter.
Ia menambahkan, sekolah berperan memberikan fondasi pembinaan kepada peserta didik, sementara pengembangan kemampuan secara lebih spesifik dilakukan bersama klub olahraga tempat para siswa berlatih. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan siswa meraih prestasi hingga tingkat provinsi.
“Yang terpenting adalah anak-anak memiliki cita-cita tinggi, disiplin, dan semangat juang. Prestasi tidak datang dengan sendirinya, tetapi diraih melalui latihan yang sungguh-sungguh. Nilai inilah yang ingin kami tanamkan kepada seluruh siswa,” katanya.
Salah seorang atlet yang akan berlaga di tingkat nasional, Veodri Ugraha Marvi, mengaku bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraihnya. Siswa yang sukses meraih medali emas nomor jurus tunggal pencak silat pada O2SN tingkat Provinsi Sumatera Barat itu kini tengah mempersiapkan diri menghadapi persaingan di tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Ia mengungkapkan, persiapan dilakukan dengan meningkatkan intensitas latihan hingga enam kali dalam sepekan agar mampu tampil maksimal saat membawa nama Sumatera Barat di tingkat nasional.
“Saya berlatih enam kali dalam seminggu sebagai persiapan menghadapi O2SN tingkat nasional pada September nanti. Terima kasih kepada SMP Negeri 25 Padang, terutama Bapak Kepala Sekolah, yang selalu memberikan dukungan,” ujar Veodri.
Prestasi yang diraih Veodri semakin melengkapi deretan atlet muda berbakat yang dimiliki SMP Negeri 25 Padang. Di sisi lain, siswi Cinta Early juga menunjukkan performa yang tak kalah gemilang sepanjang tahun ini.
Siswi kelas IX.1 tersebut telah mengoleksi berbagai prestasi di cabang olahraga renang. Pada Kejuaraan Daerah (Kejurda), Cinta berhasil memborong tujuh medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Sementara pada ajang Yuyong Series, ia kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih empat medali emas dan empat medali perak.
Rentetan prestasi tersebut berlanjut pada O2SN 2026. Setelah menjadi juara di tingkat Kota Padang, Cinta kembali tampil sebagai yang terbaik di tingkat Provinsi Sumatera Barat sehingga berhak melaju ke tingkat nasional bersama Veodri.
Menghadapi persaingan yang semakin ketat di tingkat nasional, Cinta mengaku meningkatkan porsi latihan secara signifikan. Ia kini menjalani latihan hingga 15 kali dalam seminggu demi memaksimalkan kemampuan teknik, fisik, dan mental bertanding.
“Untuk persiapan nasional, intensitas latihan saya ditingkatkan menjadi 15 kali dalam seminggu. Saya berterima kasih kepada SMP Negeri 25 Padang, Dinas Pendidikan, serta Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang yang telah memberikan dukungan kepada saya,” katanya.
Keberhasilan Veodri Ugraha Marvi dan Cinta Early menjadi gambaran bahwa pembinaan olahraga pelajar di Kota Padang berjalan secara berkesinambungan. Dukungan dari sekolah, keluarga, klub olahraga, serta Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dinilai mampu melahirkan atlet-atlet muda yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Kini, harapan besar disematkan kepada kedua siswa berprestasi tersebut agar mampu menampilkan kemampuan terbaik pada O2SN tingkat nasional. Tak hanya mengejar prestasi pribadi, keduanya juga membawa misi mengharumkan nama Kota Padang dan Provinsi Sumatera Barat di panggung olahraga pelajar Indonesia.

15 hours ago
4


















































