KLIKPOSITIF – Departemen Ilmu Kesejahteraan Keluarga (IKK), Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP), Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan Pengabdian Program Integrasi Prodi dan Nagari (PIPN) melalui pelatihan menjahit sistem konveksi bagi masyarakat Nagari Lubuak Batingkok, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan ini menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendorong penguatan ekonomi keluarga berbasis kewirausahaan.
Ketua tim pengabdian, Prof. Dra. Ernawati, M.Pd., Ph.D., mengatakan pelatihan menjahit baju seragam sekolah dengan sistem konveksi dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan kemandirian masyarakat sehingga mampu mengembangkan usaha produktif yang berkelanjutan. Program ini melibatkan tim dosen yang terdiri atas Reni Fitria, M.Pd., Hadiastuti, M.Pd., Hazevi Atila Yazel Aze, M.Pd., Elviza Yeni Putri, M.Pd., Dr. Yulia Aryati, M.Pd., serta dua mahasiswa, Putri Oktavia Lesmon dan Nadjma.
Pelatihan difokuskan pada penerapan sistem konveksi sebagai metode produksi busana secara massal melalui pembagian alur kerja yang lebih efisien dan penggunaan ukuran standar. Peserta memperoleh materi mulai dari pembuatan pola kemeja sekolah, teknik pemotongan bahan, proses penjahitan, hingga penyelesaian produk. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil produksi, mempercepat waktu pengerjaan, serta memperkuat daya saing produk di pasar.
Tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, program ini juga membekali peserta dengan kemampuan berwirausaha sebagai bekal mengembangkan usaha konveksi secara mandiri. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat, pelatihan diarahkan agar peserta mampu memproduksi kemeja sekolah dalam ukuran standar S, M, L, dan XL serta membangun kelompok usaha konveksi yang dapat membuka peluang kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Pelaksanaan pelatihan menggunakan komposisi 20 persen teori dan 80 persen praktik melalui metode demonstrasi, latihan, serta pendampingan langsung oleh tim dosen dan instruktur. Sebelum kegiatan dimulai, tim pengabdian melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama pemerintah nagari dan masyarakat untuk memetakan kebutuhan serta kemampuan awal peserta sehingga materi yang diberikan sesuai dengan kondisi dan potensi daerah.
Melalui Program Integrasi Prodi dan Nagari (PIPN), Departemen IKK FPP UNP berharap pelatihan ini menjadi langkah awal lahirnya kelompok-kelompok usaha konveksi yang produktif dan berkelanjutan di Nagari Lubuak Batingkok. Peningkatan keterampilan menjahit, penguatan jiwa kewirausahaan, dan penerapan sistem konveksi yang efisien diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat perekonomian masyarakat di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kegiatan pengabdian ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama SDGs 4 (Quality Education) melalui peningkatan keterampilan masyarakat, SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan mendorong terciptanya peluang kerja dan usaha produktif, SDGs1 (No Poverty) melalui upaya peningkatan pendapatan keluarga, serta SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah nagari, dan masyarakat dalam pemberdayaan berbasis potensi lokal.

10 hours ago
4


















































