Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi dalam Sehari

21 hours ago 4

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi dalam Sehari Lava pijar keluar dari puncak gunung Ile Lewotolok, Kabupten Lembata, Sabtu (17/1). ANTARA - HO/PPG

Harianjogja.com, KUPANG— Aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata kembali meningkat. Pada Sabtu malam (17/1/2026), gunung tersebut kembali erupsi dengan kolom abu yang membumbung sekitar 300 meter di atas puncak. Erupsi tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah letusan pertama yang terjadi pada pagi hari dengan abu mencapai 500 meter.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok, Yeremias Kristanto Pugel, melaporkan bahwa erupsi malam hari disertai lontaran material pijar yang menjangkau sektor tenggara sejauh 200 meter.

“Teramati juga aliran lava ke sektor barat sejauh 100 meter dari bibir kawah,” ujarnya.

Letusan malam itu menghasilkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Arah abu tercatat condong ke bagian timur. Ketinggian erupsi mencapai sekitar 1.723 meter di atas permukaan laut.

Aktivitas ini juga terekam jelas pada seismogram dengan amplitudo maksimum 33,5 milimeter dan durasi kurang dari satu menit.

Dengan tambahan letusan malam hari, tercatat dua kali erupsi terjadi pada Sabtu. Keduanya menghasilkan kolom abu yang cukup tinggi dan disertai material pijar.

Status Waspada, Warga Diminta Menjauh

Saat ini status Gunung Ile Lewotolok berada pada Level II (Waspada). Otoritas pemantauan gunung api mengimbau masyarakat, pendaki, dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius dua kilometer dari pusat erupsi.

Pugel menegaskan bahwa rekomendasi tersebut perlu dipatuhi mengingat adanya potensi lontaran material pijar dan aliran lava yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu..

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news