Harga Cabai di Padang Berfluktuasi, Rawit Merah Turun

1 day ago 11

promo hayati padang agustus

KLIKPOSITIF- Harga sejumlah jenis cabai di Pasar Raya Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), kembali mengalami perubahan pada Jumat (4/9/2026).

Harga cabai keriting merah naik. Sementara cabai rawit hijau, cabai hijau dan cabai rawit merah mengalami penurunan.

Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edwar, mengatakan harga cabai rawit hijau kini Rp51.667 per kilogram.

Sebelumnya, harga komoditas tersebut Rp52.333 per kilogram.

Kemudian, harga cabai keriting merah naik dari Rp43.333 menjadi Rp44.667 per kilogram.

Sementara harga cabai hijau turun dari Rp40.000 menjadi Rp38.667 per kilogram.

Harga cabai rawit merah juga turun dari Rp67.000 menjadi Rp59.333 per kilogram.

“Cabai untuk hari ini masih berfluktuasi. Cabai keriting merah naik. Rawit hijau dan cabai hijau turun, begitu juga rawit merah,” kata Edrian.

Selain cabai, harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya masih relatif stabil.

Harga gula pasir premium bertahan Rp20.000 per kilogram. Sedangkan gula pasir curah Rp18.833 per kilogram.

“Untuk saat ini harga masih seperti kemarin, tidak ada perubahan,” ujarnya.

Harga telur ayam ras juga masih bertahan di angka Rp27.333 per kilogram.

Sementara itu, harga daging ayam kampung tercatat Rp65.000 per kilogram. Ikan tongkol Rp41.667 per kilogram dan ikan tuna Rp73.333 per kilogram.

Harga telur ayam kampung berada di angka Rp61.600 per kilogram.

Untuk bawang merah, harga bawang merah super tercatat Rp35.333 per kilogram. Bawang merah biasa Rp30.667 per kilogram, sedangkan jenis bawang merah lainnya Rp20.000 per kilogram.

Baca Juga

Gula pasir (net)

Pedagang telur di Pasar (net)

Edrian mengatakan perubahan harga sejumlah komoditas, terutama cabai, dipengaruhi oleh dinamika pasokan dan permintaan di pasar.

Dinas Perdagangan Kota Padang terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta mengantisipasi perubahan harga di tingkat pedagang.

“Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan komoditas sekaligus memantau perubahan harga yang terjadi di tingkat pedagang,” pungkasnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news