PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal itu salah satunya diwujudkan melalui penguatan fasilitas dan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Padang yang kini memasuki usia ke-26 tahun.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 RSUD dr. Rasidin Padang di lantai IV rumah sakit tersebut, Senin (31/8/2026).
Peringatan hari jadi rumah sakit milik Pemerintah Kota Padang itu berlangsung dengan sejumlah agenda, mulai dari pemberian penghargaan kepada pegawai teladan dan inovatif, peluncuran inovasi Sahabat Rasidin berupa bus dan mobil antar-jemput pasien, pemotongan tumpeng, hingga peresmian ruang perawatan VIP dan VVIP.
Peresmian ruang perawatan VIP dan VVIP ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama jajaran terkait. Kehadiran fasilitas baru tersebut diharapkan semakin memperkuat kapasitas RSUD dr. Rasidin dalam memberikan pelayanan kesehatan yang nyaman dan berkualitas bagi masyarakat.
Fadly Amran mengatakan, rumah sakit memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat karena menjadi salah satu tempat utama yang diandalkan ketika warga membutuhkan pelayanan kesehatan.
Karena itu, menurutnya, RSUD dr. Rasidin harus terus melakukan pembenahan dan pengembangan, baik dari sisi fasilitas maupun kualitas sumber daya manusia dan pelayanan.
“Kita memang merupakan rumah sakit yang relatif masih muda. Namun, dengan roadmap yang jelas, rencana strategis yang baik, serta dukungan seluruh pihak, saya yakin RSUD dr. Rasidin dapat terus berkembang menjadi rumah sakit terbaik di Kota Padang,” kata Fadly.
Menurutnya, membangun sebuah rumah sakit tidak hanya berbicara mengenai kelengkapan fasilitas medis. Lebih dari itu, terdapat sejumlah aspek yang ikut menentukan citra dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sebuah rumah sakit.
Fadly menyebut komunikasi, fasilitas, dan kepercayaan masyarakat merupakan tiga hal penting yang harus menjadi perhatian dalam membangun citra rumah sakit.
Komunikasi yang baik, kata dia, akan menciptakan hubungan yang lebih terbuka antara rumah sakit dengan pasien maupun keluarga pasien. Sementara fasilitas yang memadai akan memberikan dukungan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan.
Di sisi lain, kepercayaan masyarakat menjadi modal penting yang harus terus dijaga oleh manajemen dan seluruh jajaran RSUD dr. Rasidin.
“Selain peningkatan fasilitas, lingkungan rumah sakit juga perlu diperhatikan agar tercipta suasana yang baik, indah, dan asri sehingga memberikan kenyamanan bagi pasien maupun keluarga pasien,” ujarnya.
Ia berharap pengembangan RSUD dr. Rasidin tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Setiap pembenahan harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat yang datang berobat.
Fadly juga menegaskan bahwa RSUD dr. Rasidin harus memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan seluas-luasnya kepada masyarakat, termasuk warga yang mendapatkan layanan melalui program jaminan kesehatan.
Hal tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Padang yang telah menggratiskan BPJS Kesehatan bagi warga Kota Padang.
Dengan kebijakan tersebut, rumah sakit daerah diharapkan mampu menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan secara inklusif tanpa membedakan latar belakang masyarakat.
“Kami berharap pembangunan ruang VIP dan ruang VVIP serta berbagai fasilitas lainnya dapat semakin memperkuat RSUD dr. Rasidin dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga menjadi salah satu rumah sakit yang dipercaya masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” tutur Fadly.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Padang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran RSUD dr. Rasidin yang selama 26 tahun telah menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat atas HUT ke-26 RSUD dr. Rasidin Padang. Semoga RSUD dr. Rasidin semakin maju, semakin profesional, dan terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kota Padang,” katanya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Rasidin Padang, dr. Lismawati, mengatakan peringatan HUT ke-26 tidak hanya menjadi momentum seremoni, tetapi juga menjadi kesempatan bagi seluruh keluarga besar rumah sakit untuk memperkuat kebersamaan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelayanan yang telah diberikan.
Rangkaian kegiatan HUT ke-26 RSUD dr. Rasidin telah dimulai sejak 25 Agustus 2026. Sejumlah kegiatan digelar untuk menyemarakkan hari jadi sekaligus membangun kekompakan antarpegawai.
Kegiatan tersebut antara lain lomba ngonten karyawan, stand kreasi, senam bersama, fun game, lomba yel-yel, serta seminar kesehatan dan hukum.
Menurut Lismawati, seminar kesehatan dan hukum menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian HUT karena pelayanan kesehatan tidak hanya membutuhkan kompetensi teknis, tetapi juga pemahaman terhadap aspek hukum dan tata kelola pelayanan.
“Melalui kegiatan seminar kesehatan dan hukum, kami ingin mendapatkan masukan dan memperkuat pemahaman bersama mengenai tata kelola pelayanan kesehatan yang baik, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Lismawati.
Ia berharap momentum HUT ke-26 dapat menjadi titik penguatan bagi seluruh jajaran RSUD dr. Rasidin untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Peluncuran Sahabat Rasidin berupa bus dan mobil antar-jemput pasien juga menjadi bagian dari upaya rumah sakit menghadirkan layanan yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.
Dengan bertambahnya fasilitas dan inovasi pelayanan tersebut, RSUD dr. Rasidin diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas pelayanan medis, tetapi juga memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi pasien dan keluarga.
Peringatan HUT ke-26 itu turut dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub, Asisten Administrasi Umum Setdako Padang Corri Saidan, sejumlah anggota DPRD Kota Padang, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang, serta tamu undangan lainnya.
Momentum 26 tahun perjalanan RSUD dr. Rasidin pun menjadi pengingat bahwa penguatan pelayanan kesehatan membutuhkan proses berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah daerah, jajaran rumah sakit, tenaga kesehatan, serta kepercayaan masyarakat, rumah sakit tersebut dituntut terus berbenah agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan warga Kota Padang di masa mendatang.

2 hours ago
2


















































