Ibu dan Dua Anak Tertimpa Pohon Tumbang Saat Melintas di Wates

4 hours ago 2

Ibu dan Dua Anak Tertimpa Pohon Tumbang Saat Melintas di Wates

Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik

Harianjogja.com, KULONPROGO—Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Kulonprogo memicu kecelakaan yang menyebabkan seorang ibu dan dua anaknya terluka. Ketiganya tertimpa pohon tumbang saat mengendarai sepeda motor di Jalan KH Wahid Hasyim, Sanggrahan Kidul, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Peristiwa itu terjadi ketika SQ, 33, warga Wates, mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AB 3547 OC dari arah Temon menuju Bendungan. Saat itu ia membonceng dua anaknya yang masih berusia 5 tahun dan 8 tahun.

Tanpa diduga, sebuah pohon yang berada di bahu jalan sisi selatan tiba-tiba roboh akibat terpaan angin kencang. Pohon tersebut tumbang melintang ke arah utara dan langsung mengenai sepeda motor yang tengah melintas.

Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, mengatakan kejadian berlangsung sangat cepat sehingga pengendara tidak sempat menghindar.

“Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba sebuah pohon yang berada di bahu jalan sebelah selatan tumbang akibat tiupan angin kencang. Pohon tersebut roboh melintang ke arah utara dan langsung menimpa pengendara sepeda motor yang sedang melintas di jalur kiri,” kata Sarjoko, Selasa (28/7/2026).

Benturan keras membuat SQ dan kedua anaknya terjatuh dari sepeda motor. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan dan berupaya mengevakuasi korban sebelum petugas datang ke lokasi.

Tak lama kemudian, aparat kepolisian bersama tim medis dan relawan tiba untuk menangani kejadian tersebut. Ketiga korban kemudian dievakuasi ke RSUD Wates guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Akibat insiden tersebut, SQ mengalami cedera pada bagian kepala sehingga memerlukan perawatan intensif. Sementara dua anak yang dibonceng mengalami luka lecet pada tangan dan kaki.

“SQ cidera bagian kepala dan dua anaknya lecet tangan dan kaki,” ujar Sarjoko.

Selain mengevakuasi korban, petugas juga melakukan penanganan terhadap pohon tumbang yang sempat menutup sebagian badan jalan. Proses evakuasi dilakukan agar arus lalu lintas kembali normal dan tidak menimbulkan kemacetan berkepanjangan.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat akan potensi bahaya yang muncul saat cuaca ekstrem melanda wilayah Kulonprogo. Angin kencang dapat menyebabkan pohon tua atau pohon dengan akar yang lemah tumbang secara tiba-tiba dan membahayakan pengguna jalan.

Karena itu, kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika beraktivitas di luar ruangan saat kondisi cuaca memburuk. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, meningkatkan kewaspadaan, serta menghindari berteduh atau berhenti di bawah pohon besar ketika hujan disertai angin kencang terjadi.

Sarjoko juga mengingatkan warga agar segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan pohon yang terlihat miring, lapuk, atau berpotensi tumbang sehingga dapat dilakukan penanganan lebih awal.

Peristiwa yang menimpa SQ dan kedua anaknya menjadi bukti bahwa cuaca ekstrem tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat menimbulkan risiko keselamatan yang serius apabila kewaspadaan tidak ditingkatkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news