Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Gunungkidul memastikan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) masih akan dilaksanakan di 2025. Guna mengoptimalkan hasil, maka peserta akan menjalani tryout sebelum melaksanakan tes pengganti Ujian Nasional (UN) ini.
Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Agus Subaryanta mengatakan, terus melakukan persiapan untuk pelaksanaan ASPD di tahun ini. Selain menyosialisasikan petunjuk teknis pelaksanaan ujian, juga mempersiapkan jadwal tryout bagi peserta didika yang akan mengikuti tes tersebut.
BACA JUGA: Duh Hasil Tryout Mengecewakan
Sesuai jadwal dari Pemerintah DIY, untuk tingkat SMP, ASPD dilaksanakan 5-7 Mei 2025. Sedangkan, tingkat SD akan berlangsung mulai 19-21 Mei 2025.
“Itu jadwalnya, tapi nanti kalau ada siswa yang tidak mengikuti di waktu pelaksanaan, maka bisa ikut di ASPD susulan yang juga sudah ada jadwalnya,” katanya, Kamis (3/4/2025).
Dia menjelaskan, sebelum ASPD di Gunungkidul telah dijalankan dengan menggelar sejumlah tryout. Sebagai contoh, untuk tingkat SMP sudah digelar dua kali, yakni dari akhir 2024 dan di Februari 2025.
Rencananya, trayout di tingkat kabupaten masih dilaksanakan sekali dan provinsi sekali. Adapun untuk tingkat SD, juga sekali dilaksanakan tryout yang berlangsung di pertengahan Maret ini.
“Rencananya tryout SD masih dilaksanakan sekali pada 22-24 April 2025 mendatang,” katanya.
Agus menambahkan, pelaksanaan tryour dengan tujuan agar para siswa di tingkat akhir di setiap jenjang terbiasa sehingga saat tes sesungguhnya dapat memeroleh hasil terbaik. Adapun ASPD diselenggarakan sebagai sarana mengukur kemampuan akademis para murid.
“Mudah-mudahan semua dapat berjalan dengan lancar dan ASPD dapat berjalan lancar dan hasilnya juga maksimal,” katanya.
Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Wonosari, Suhartati mengatakan, sudah mendapatkan jadwal untuk pelaksanaan ASPD tingkat SMP. Rencananya tes ini diselenggarakan 5-7 Mei 2025.
Ia mengakui telah melakukan berbagai persiapan agar pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar dan siswa memeroleh nilai terbaik. Hingga saat ini, masih menunggu jadwal tryout yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Gunungkidul maupun Pemerintah DIY.
“Nanti ada try out untuk melatih siswa agar terbiasa menggerjakan soal-soal ASPD. Mata pelajaran yang diujikan terdiri dari Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,” katanya.
Menurut Suhartati, persiapan tidak hanya menunggu pelaksanaan tryout. Pasalnya, juga ada persiapan di internal sekolah seperti siswa diajarkan tentang mata pelajaran yang diujikan dalam ASPD.
“Kami juga membuka Klinik ASPD agar siswa bisa bertanya kepada guru pengampu mata pelajaran yang diujikan. Jadi, kalau belum paham bisa bertanya melalui klinik tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News