Jam Paling Rawan Kecelakaan Saat Puasa, Waspadai Pukul 13.0016.00

7 hours ago 4

Jam Paling Rawan Kecelakaan Saat Puasa, Waspadai Pukul 13.0016.00 Ilustrasi. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Berkendara saat berpuasa membutuhkan kewaspadaan ekstra. Periode pukul 13.00 hingga 16.00 disebut sebagai waktu paling rawan kecelakaan karena kondisi tubuh mulai lelah dan konsentrasi pengendara menurun.

Penurunan konsentrasi yang dipicu oleh kelelahan dan berkurangnya kadar gula darah saat berpuasa dapat membuat respons pengendara menjadi lebih lambat. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diantisipasi dengan baik.

Salah satu periode yang perlu mendapat perhatian khusus adalah pukul 13.00 hingga 16.00. Pada rentang waktu tersebut, banyak pengendara mulai mengalami penurunan energi sehingga tingkat kewaspadaan terhadap kondisi lalu lintas ikut menurun.

Situasi ini sering diperburuk oleh kebiasaan sebagian pengemudi yang memacu kendaraan lebih cepat agar segera tiba di tujuan sebelum waktu berbuka puasa.

Ketika fokus menurun bahkan hanya dalam beberapa detik, risiko kecelakaan dapat meningkat secara signifikan.

Dini Hari Juga Perlu Diwaspadai

Selain sore hari, periode dini hari hingga menjelang subuh juga termasuk waktu yang berisiko bagi pengendara.

Kondisi tersebut terutama dialami oleh pemudik jarak jauh yang tetap berkendara setelah menjalani aktivitas ibadah malam atau sahur.

Kurangnya kualitas tidur dapat membuat refleks pengemudi menjadi lebih lambat saat menghadapi situasi darurat di jalan.

Faktor kelelahan ini juga disebut menjadi salah satu penyebab meningkatnya klaim asuransi kendaraan pada periode Ramadan di sejumlah tahun sebelumnya.

Perubahan Pola Makan Berpengaruh

Penurunan performa berkendara saat berpuasa tidak hanya dipengaruhi oleh rasa lapar.

Perubahan pola makan serta kurangnya asupan cairan selama berpuasa juga dapat memengaruhi kondisi fisik dan konsentrasi pengemudi.

Di sisi lain, tekanan emosional yang muncul ketika mengejar waktu berbuka puasa dapat membuat sebagian pengendara lebih agresif di jalan, sehingga berpotensi mengabaikan faktor keselamatan.

Tips Berkendara Aman Saat Puasa

Agar perjalanan tetap aman selama Ramadan, pengendara disarankan untuk memperhatikan beberapa langkah berikut:

1. Rencanakan perjalanan dengan baik
Jika memungkinkan, hindari berkendara pada jam rawan pukul 13.00–16.00. Apabila harus melakukan perjalanan pada waktu tersebut, siapkan waktu tambahan agar tidak terburu-buru.

2. Perhatikan nutrisi saat sahur
Konsumsi makanan yang kaya serat dan protein karena dicerna lebih lambat sehingga energi dapat bertahan lebih lama. Pastikan juga tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup.

3. Pastikan waktu istirahat cukup
Usahakan tidur minimal 4–6 jam sebelum berkendara. Jika merasa lelah di perjalanan, sempatkan beristirahat sejenak atau melakukan power nap sekitar 15–20 menit di rest area.

4. Jaga jarak aman saat berkendara
Refleks yang melambat saat berpuasa membuat pengendara perlu menjaga jarak kendaraan lebih panjang dari biasanya.

5. Kurangi gangguan saat mengemudi
Matikan notifikasi ponsel atau gunakan mode “Jangan Ganggu” agar fokus tetap terjaga selama berkendara.

Memahami batas kemampuan tubuh saat menjalankan ibadah puasa menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga keselamatan di jalan. Dengan mengatur waktu perjalanan serta kondisi fisik dengan baik, diharapkan setiap pengendara dapat tetap berkendara dengan aman sehingga perjalanan selama Ramadan berjalan lancar hingga tiba di tujuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news