Kebakaran Rumah di Sragen, Uang Rp50 Juta Ikut Hangus

2 hours ago 1

Kebakaran Rumah di Sragen, Uang Rp50 Juta Ikut Hangus

Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban. /Espos.

Harianjogja.com, SRAGEN— Kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Selasa (22/9/2026) sore. Musibah yang diduga dipicu korsleting listrik itu menyebabkan satu orang mengalami luka bakar ringan dan seorang lainnya pingsan karena syok.

Rumah yang dihuni empat orang tersebut ludes terbakar. Selain bangunan, uang tunai Rp50 juta, dua unit sepeda gunung, barang elektronik, perabot rumah tangga, serta surat-surat berharga ikut hangus dalam kejadian tersebut.

Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen, Tommy Isharyanto, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 16.07 WIB. Tim Damkar Satpol PP Sragen tiba di lokasi sekitar pukul 16.17 WIB untuk melakukan pemadaman.

“Penyemprotan pemadaman berlangsung selama satu jam dan menghabiskan 11.000 liter air dengan membawa satu unit mobil Damkar dan satu unit mobil water supply. Rumah diketahui milik Sumardi, 48, warga Dukuh Sambirembe RT 006/RW 018, Desa Sambirembe, Kalijambe, Sragen,” ujar Tommy, Rabu (23/9/2026).

Berawal dari Listrik Padam

Tommy menjelaskan berdasarkan keterangan pemilik rumah, kebakaran bermula saat istri Sumardi, Sunarti, sedang menjahit. Tiba-tiba listrik di rumah tersebut padam.

Sunarti kemudian mengecek kondisi listrik dan mendapati posisi MCB turun. Dia lalu menaikkan kembali posisi MCB tersebut.

Saat itu, muncul percikan api dari terminal sambungan kabel yang menempel pada kayu. Percikan tersebut kemudian membakar kayu hingga api semakin membesar.

“Saat itu juga beliau lari keluar teriak-teriak minta tolong kepada warga. Kemudian, warga sekitar berbondong-bondong memadamkan secara manual, tetapi api semakin membesar. Kemudian perangkat Desa Sambirembe, Suroso, menghubungi Damkar Sragen Pos Gemolong,” ujar Tommy.

Rumah yang terbakar berukuran 9 meter x 12 meter. Berdasarkan kondisi tersebut, Tommy menduga kebakaran dipicu korsleting listrik.

Uang Rp50 Juta dan Dua Sepeda Gunung Hangus

Akibat kebakaran tersebut, rumah mengalami rusak berat. Kerugian akibat musibah tersebut hingga kini belum diketahui.

Namun, Tommy menyebut sejumlah barang ikut terbakar, termasuk uang tunai Rp50 juta dan dua unit sepeda gunung. Barang elektronik, perabot rumah tangga, serta surat-surat berharga juga ikut hangus.

Kebakaran tersebut juga menyebabkan dua anggota keluarga menjadi korban. Anak laki-laki Sumardi mengalami luka bakar ringan pada bagian lengan tangan kiri.

Sementara itu, anak perempuan Sumardi pingsan setelah melihat rumah keluarganya terbakar. Kondisi tersebut membuat keluarga korban dan warga sekitar panik karena khawatir api merembet ke rumah tetangga.

“Anak laki-laki korban mengalami luka bakar ringan pada bagian lengan tangan kiri. Sedangkan anak perempuan korban pingsan setelah melihat rumahnya terbakar. Musibah tersebut membuat panik keluarga korban dan warga karena khawatir api merembet ke rumah tetangga,” jelas Tommy.

Damkar Dibantu TNI, Polri hingga Warga

Proses pemadaman berlangsung selama sekitar satu jam. Dalam penanganan kebakaran tersebut, Tim Damkar menggunakan satu unit mobil Damkar dan satu unit mobil water supply dengan menghabiskan sekitar 11.000 liter air.

Pemadaman turut melibatkan berbagai unsur. Tim Damkar dibantu personel TNI, Polri, PLN, relawan Redkar, ambulans PMI, relawan Kalijambe, perangkat desa, serta warga sekitar.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mengantisipasi api merembet ke bangunan di sekitar lokasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news