Knalpot Motor Mbledos Saat Turun Gas? Ini Penyebabnya

3 hours ago 2

Jumali

Jumali Jum'at, 24 Juli 2026 14:07 WIB

Harianjogja.com, JOGJA—Sebagian pengendara motor mungkin pernah mendengar suara letupan dari knalpot ketika melepas atau menurunkan gas. Dalam istilah sehari-hari, kondisi ini sering disebut sebagai knalpot "mbledos".

Meski terkadang dianggap normal, suara ledakan kecil yang muncul dari saluran pembuangan sebenarnya dapat menjadi indikasi adanya masalah pada sistem pembakaran kendaraan. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi performa mesin dan kenyamanan berkendara.

Dikutip dari laman Suzuki, secara umum, knalpot berfungsi menyalurkan gas sisa pembakaran dari mesin ke luar kendaraan. Komponen ini juga berperan meredam suara mesin, membantu mengurangi emisi gas buang, serta menjaga kinerja mesin tetap optimal.

Salah satu penyebab paling umum munculnya suara letupan adalah campuran udara dan bahan bakar yang terlalu kaya. Kondisi ini terjadi ketika jumlah bahan bakar yang masuk lebih banyak dibandingkan udara yang tersedia untuk proses pembakaran.

Akibatnya, sebagian bensin tidak terbakar sempurna di ruang bakar. Sisa bahan bakar tersebut kemudian masuk ke saluran pembuangan dan terbakar di dalam knalpot sehingga menghasilkan suara ledakan kecil.

Penyebab lain yang cukup sering ditemukan adalah kebocoran pada knalpot. Kebocoran bisa terjadi pada sambungan maupun bagian pipa knalpot yang mengalami kerusakan.

Ketika terdapat celah pada sistem pembuangan, udara dari luar dapat masuk dan bercampur dengan sisa bahan bakar panas di dalam saluran. Campuran tersebut berpotensi memicu pembakaran lanjutan yang menimbulkan suara letupan.

Gangguan pada sistem pengapian juga menjadi faktor penting. Busi yang mulai aus, koil yang melemah, atau percikan api yang tidak stabil dapat menyebabkan pembakaran berlangsung tidak sempurna.

Kondisi tersebut membuat sebagian bahan bakar tidak habis terbakar di dalam silinder dan akhirnya meledak di saluran buang ketika bertemu suhu tinggi.

Selain pengapian, setelan katup yang tidak sesuai juga dapat memengaruhi proses pembakaran. Katup yang terlalu rapat maupun terlalu renggang dapat mengganggu aliran udara masuk dan gas buang keluar.

Ketidakseimbangan tersebut menyebabkan efisiensi pembakaran menurun dan meningkatkan kemungkinan munculnya letupan saat motor mengalami deselerasi atau penurunan putaran mesin.

Masalah berikutnya dapat berasal dari sistem bahan bakar. Injektor pada motor injeksi atau karburator pada motor konvensional yang kotor dapat mengganggu suplai bahan bakar ke ruang bakar.

Akibatnya, campuran udara dan bensin menjadi tidak ideal sehingga pembakaran tidak berlangsung sempurna.

Pada sejumlah sepeda motor modern, terdapat sistem PAIR atau AIS yang berfungsi menyalurkan udara segar ke saluran buang untuk membantu menekan emisi gas buang.

Namun apabila sistem tersebut mengalami gangguan atau dimodifikasi tanpa perhitungan yang tepat, suara letupan saat turun gas dapat muncul lebih sering.

Penggunaan knalpot aftermarket juga menjadi salah satu faktor yang sering memicu masalah serupa. Pergantian knalpot tanpa diikuti penyetelan ulang sistem bahan bakar dan pengapian dapat mengubah karakter aliran gas buang.

Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi proses pembakaran dan memunculkan suara ledakan dari knalpot ketika motor digunakan.

Pada motor injeksi, kondisi knalpot mbledos juga dapat dipicu oleh kerusakan sensor elektronik. Sensor oksigen, sensor throttle, maupun pengaturan ECU yang bermasalah dapat menyebabkan campuran udara dan bahan bakar menjadi tidak sesuai kebutuhan mesin.

Ketika campuran tidak ideal, pembakaran menjadi kurang sempurna dan meningkatkan kemungkinan terjadinya letupan di saluran pembuangan.

Untuk mencegah masalah tersebut, pemilik kendaraan disarankan melakukan perawatan berkala pada sistem bahan bakar, pengapian, serta knalpot. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi kerusakan sejak dini sebelum memengaruhi performa kendaraan.

Apabila suara letupan terus muncul atau semakin sering terjadi, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di bengkel terpercaya. Diagnosis yang tepat akan membantu menemukan sumber masalah dan mencegah kerusakan yang lebih serius pada komponen mesin maupun sistem pembuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news