Megawati Hangestri Tolak Liga Korea, Pilih Pulihkan Cedera

8 hours ago 6

Megawati Hangestri Tolak Liga Korea, Pilih Pulihkan Cedera Foto arsip. Pebola voli Red Sparks Megawati Hangestri atau Megatron mengacungkan jempolnya saat melawan Indonesia All Star dalam laga eksebisi di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/4/2024). ANTARA FOTO - M Risyal Hidayat

Harianjogja.com, JOGJA—Pevoli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi memutuskan tidak melanjutkan karier di Liga Voli Korea musim depan. Ia memilih fokus memulihkan cedera lutut demi menjaga karier jangka panjangnya.

Informasi ini disampaikan oleh agen Megawati pada Senin (16/3/2026), sebagaimana dilaporkan media Korea Selatan Chosun.

Menurut sang agen, Megawati sebenarnya memiliki kesempatan kembali ke kompetisi Liga Voli Korea melalui skema agen bebas kuota Asia yang baru diterapkan. Namun, kondisi lutut yang masih sering menimbulkan rasa nyeri membuat pemain asal Indonesia tersebut memilih memprioritaskan pemulihan medis.

Cedera lutut yang belum sepenuhnya pulih juga diduga memengaruhi performa Megawati dalam beberapa pertandingan terakhirnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di ajang Proliga 2026.

Dalam laga penutup yang ia jalani bersama tim tersebut, performa Megawati terlihat menurun dibandingkan pertandingan sebelumnya, yang diyakini berkaitan dengan kondisi fisiknya yang belum stabil.

“Seiring berakhirnya musim reguler Korea, kami ingin mengungkapkan posisi kami agar tidak merugikan klub karena banyak yang penasaran tentang masa depan Mega,” ungkap sang agen.

Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut diambil secara terbuka agar klub-klub yang berminat merekrut Megawati tidak dirugikan oleh ketidakpastian mengenai kondisi fisik sang pemain.

Tolak Kontrak Bernilai Miliaran Rupiah

Meski mendapat tawaran kontrak dengan nilai yang sangat besar, Megawati tetap memilih fokus pada pemulihan cedera.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa pada tahun kedua kontraknya, nilai gaji yang ditawarkan bisa mencapai sekitar Rp2,8 miliar.

Namun, faktor finansial tidak menjadi prioritas utama bagi Megawati.

Pemain yang dijuluki Megatron itu memilih menjalani proses pemulihan secara intensif agar dapat kembali tampil dalam kondisi fisik yang benar-benar prima.

Ia bahkan memiliki tekad untuk kembali menantang kompetisi Liga Voli Korea di masa mendatang setelah kondisinya pulih sepenuhnya.

Rekam Jejak Kuat di Liga Korea

Selama dua musim memperkuat klub Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Megawati berhasil menunjukkan performa impresif dan menjadi salah satu pemain asing Asia yang paling menonjol di liga tersebut.

Pada musim lalu, ia berhasil mencetak 802 poin dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 48,06 persen.

Catatan tersebut menjadikannya sebagai salah satu pemain penting bagi tim Red Sparks sekaligus memperkuat reputasinya di kancah voli internasional.

Fokus Pemulihan Setelah Proliga

Melalui agennya, Megawati juga menyampaikan pesan kepada para penggemarnya di Korea Selatan.

Ia berharap dapat kembali menyapa para pendukungnya setelah proses pemulihan cedera selesai dan kondisinya benar-benar pulih.

Rencananya, setelah kompetisi Proliga 2026 berakhir pada April mendatang, Megawati akan menjalani program rehabilitasi medis secara penuh.

Keputusan ini memang menjadi langkah berat bagi sang atlet. Namun bagi para penggemar voli Indonesia, langkah tersebut dipandang sebagai strategi penting agar Megawati dapat kembali tampil lebih kuat dan melanjutkan kariernya di level internasional tanpa harus terbebani oleh cedera yang berlarut-larut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news