Jumali Rabu, 26 Agustus 2026 22:37 WIB
Harianjogja.com, JOGJA—Perusahaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) Perplexity meluncurkan "Portable Computer" pada Selasa (25/8/2026). Berbeda dengan asisten AI berbasis cloud pada umumnya, Portable Computer merupakan agen AI yang sepenuhnya berjalan secara lokal di perangkat pengguna. Langkah ini menjadi terobosan baru di tengah maraknya layanan AI yang mengandalkan server cloud untuk memproses data.
AI ini didasarkan pada Computer, platform berbasis agen milik Perplexity yang dapat bekerja secara mandiri untuk menyelesaikan berbagai tugas, termasuk ketika pengguna tidak sedang berada di depan komputer.
Bedanya, Portable Computer berjalan lokal di perangkat pengguna, bukan di cloud seperti Computer. Menurut Perplexity, Portable Computer memungkinkan pengguna menganalisis data, mengintegrasikan dokumen, hingga menjalankan workflow yang kompleks tanpa harus terhubung ke internet.
Keunggulan Pemrosesan Lokal: Privasi dan Biaya
Dengan model yang berjalan secara lokal, pengguna tidak perlu terus membayar penggunaan token atau kredit berdasarkan pemrosesan di cloud. Data pribadi pengguna juga tetap tersimpan secara lokal, sehingga privasi lebih terjamin.
Perplexity menyebut sistem ini tetap dapat meminta bantuan cloud jika diperlukan kemampuan pemrosesan tambahan, tetapi Portable Computer akan meminta izin pengguna terlebih dahulu. Pendekatan hybrid ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan daya komputasi ekstra untuk tugas-tugas berat.
Namun, pemrosesan lokal juga membawa konsekuensi lain, yakni pilihan model AI yang dapat digunakan lebih terbatas. Saat meluncurkan Computer, Perplexity menawarkan akses ke 19 model AI yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengguna.
Sementara Portable Computer pada tahap awal hanya menyediakan Qwen 3.8 27B dari Alibaba atau PPLX 27B, yang merupakan model Qwen yang telah melalui proses post-training oleh Perplexity. Perplexity juga menyebut Nvidia Nemotron 3.5 Lightning akan tersedia dalam waktu dekat, menambah pilihan model bagi para pengguna.
Spesifikasi Perangkat yang Dibutuhkan
Konsekuensinya, pengguna membutuhkan perangkat dengan kemampuan komputasi yang cukup besar. Pada tahap awal, Portable Computer hanya tersedia untuk Nvidia DGX Spark serta komputer berbasis Linux yang menggunakan GPU Nvidia RTX. Nvidia DGX Spark merupakan komputer AI desktop yang dirancang khusus untuk menjalankan model AI secara lokal.
Gizmodo mengungkapkan, harganya sekitar lima kali lipat dibandingkan Mac Mini dengan chip M4 yang menjadi salah satu perangkat populer untuk menjalankan agen AI lokal. Spesifikasi ini menunjukkan bahwa Portable Computer ditujukan untuk pengguna profesional dan perusahaan yang membutuhkan daya komputasi tinggi.
Integrasi dengan Layanan Pihak Ketiga
Meski pemrosesan AI berlangsung secara lokal, Portable Computer dapat terhubung dengan sejumlah layanan dan aplikasi pihak ketiga. Dalam demonstrasi yang diperlihatkan Perplexity, agen tersebut dapat melakukan analisis data dan mengirimkan hasilnya langsung ke channel Slack atas nama pengguna. Portable Computer juga dapat terhubung dengan layanan seperti Google Drive, Gmail, dan GitHub, memungkinkan pengguna untuk mengotomatiskan berbagai tugas produktivitas tanpa harus khawatir data mereka meninggalkan perangkat.
Nvidia Jadi Investor Perplexity?
Seperti disinggung di atas, agen AI ini untuk tahap awal berjalan dengan Nvidia DGX Spark serta komputer berbasis Linux yang menggunakan GPU Nvidia RTX. Sebelumnya Nvidia dilaporkan memang tengah mempertimbangkan investasi ke Perplexity. Investasi tersebut dilaporkan dapat membuat valuasi Perplexity mencapai 30 miliar dollar AS. Karena itu, penggunaan perangkat Nvidia sebagai platform awal Portable Computer kemungkinan memiliki kaitan dengan hubungan bisnis kedua perusahaan, meski belum ada kepastian mengenai alasan di balik keputusan tersebut.
Perplexity belum menjelaskan kapan dukungan untuk perangkat dengan spesifikasi yang lebih rendah akan tersedia. Namun, langkah ini menunjukkan bahwa Perplexity serius untuk mengembangkan ekosistem AI yang tidak sepenuhnya bergantung pada cloud, memberikan alternatif bagi pengguna yang mengutamakan privasi dan kontrol atas data mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

47 minutes ago
2

















































