Proyek Besar Suriname: Kluivert, Seedorf, dan Target Piala Dunia

9 hours ago 7

Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Suriname membuat langkah mengejutkan dalam upaya mengejar tiket Piala Dunia 2026 dengan menggandeng legenda Belanda Patrick Kluivert dan Clarence Seedorf sebagai penasihat strategis tim.

Kehadiran dua ikon sepak bola dunia tersebut diharapkan mampu memberi dorongan mental, pengalaman, serta pandangan strategis bagi skuad Suriname yang tengah berjuang merebut tiket Piala Dunia 2026.

Suriname dijadwalkan menghadapi laga krusial melawan Bolivia di Monterrey, Meksiko, pada 26 Maret mendatang. Pertandingan ini merupakan semifinal babak playoff antarbenua Piala Dunia 2026 yang akan menentukan nasib mereka. Jika mampu menyingkirkan Bolivia, Suriname masih harus menghadapi Irak di partai final playoff untuk memastikan satu tempat di putaran final.

Manajer Umum Suriname, Brian Tevreden, menyambut positif keterlibatan para legenda tersebut. “Saya pikir Asosiasi Sepak Bola Suriname harus bersyukur bahwa dua legenda ini juga akan turut serta dalam proyek luar biasa ini. Semua orang harus menyadari betapa istimewanya para pemain kelas dunia ini mendukung Natio,” ujar Tevreden sebagaimana dikutip dari De Telegraaf.

Walaupun tidak memiliki peran resmi dalam struktur organisasi tim, pengaruh Seedorf dan Kluivert diperkirakan cukup signifikan dalam pengembangan strategi dan motivasi pemain. Seedorf yang lahir di Paramaribo, Suriname, akan berperan sebagai penasihat strategis sekaligus duta federasi. Sementara itu, Kluivert yang memiliki darah Suriname dari garis ayahnya juga menunjukkan komitmen untuk membantu perkembangan tim nasional negara leluhurnya.

Di sisi teknis, Suriname juga telah menunjuk Henk Ten Cate sebagai pelatih kepala tim nasional. Mantan pelatih yang pernah bekerja di sejumlah klub besar tersebut akan dibantu oleh Winston Bogarde serta mantan striker Chelsea Jimmy Floyd Hasselbaink. Kombinasi staf kepelatihan yang didominasi figur sepak bola Belanda ini membuat Suriname memiliki jajaran pelatih yang cukup berpengalaman di kawasan CONCACAF.

Perubahan juga terjadi pada komposisi pemain. Penyerang Leeds United, Joel Piroe, resmi memilih memperkuat Suriname dan diproyeksikan menjadi ujung tombak utama. Piroe dikenal sebagai salah satu pencetak gol produktif di kompetisi Championship Inggris. Selain itu, bek muda Melayro Bogarde turut bergabung untuk memperkuat lini pertahanan tim.

Langkah ambisius Suriname memanfaatkan pemain diaspora dan dukungan para legenda Belanda ini akan diuji pada pertandingan 26 Maret mendatang. Publik sepak bola kini menantikan apakah strategi tersebut mampu membawa Suriname mencetak sejarah dengan tampil pertama kalinya di Piala Dunia 2026, sekaligus menunjukkan bagaimana negara kecil dapat membangun kekuatan sepak bola melalui jejaring diaspora dan hubungan historis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news