Sambut 2026, PSIM Jogja Perkuat Sinergi dengan Pemkot

2 weeks ago 15

Sambut 2026, PSIM Jogja Perkuat Sinergi dengan Pemkot Direktur Utama PSIM Jogja, Liana Tasno dan anggota Komisi B DPRD Kota Jogja, Ipung Purwandani saat bertemu dengan Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo pada Rabu (31/12/2025) pagi - PSIM Jogja

Harianjogja.com, JOGJA—Manajemen PSIM Jogja bersilaturahmi dengan Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo untuk memperkuat sinergi strategis menyambut Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025) pagi.

Pertemuan ini bertujuan untuk menyambut Tahun Baru 2026 sekaligus memperkokoh kemitraan strategis antara klub berjuluk Laskar Mataram tersebut dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama PSIM Jogja, Liana Tasno, melaporkan progres signifikan tim di kompetisi BRI Super League 2025/26.

"Mohon izin, Pak Wali. Kompetisi sudah berjalan hampir setengah musim. Target awal kami sebenarnya adalah bertahan dengan nyaman di kasta tertinggi, sehingga pencapaian positif sejauh ini merupakan bonus luar biasa bagi tim," ujar Liana, dalam keterangan tertulis.

Liana juga menekankan komitmen klub untuk memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi warga kota. Ia menyoroti pentingnya menempatkan olahraga sebagai pilar pembangunan komunitas.

"Pemikiran saya terbuka mengenai pemberdayaan komunitas di negara maju yang menempatkan olahraga sebagai prioritas utama. Inilah yang ingin kami adaptasi untuk kemajuan Jogja," tambahnya.

Wali Kota Hasto Wardoyo menyambut positif laporan tersebut. Ia mengakui keberadaan PSIM Jogja telah menjadi motor penggerak bagi geliat pembinaan sepak bola usia dini di wilayahnya.

"Saya sangat setuju. Saat ini anak-anak merasa bangga bersekolah bola di Jogja karena mereka merasakan marwah dan nama besar PSIM," ungkap Hasto.

Sepak Bola sebagai Investasi SDM Unggul

Lebih lanjut, Hasto menegaskan bahwa kekuatan utama Kota Jogja terletak pada kualitas manusianya, bukan sumber daya alam. Sepak bola dinilai sebagai instrumen penting dalam membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh dan unggul.

"Kita memiliki SDM, bukan SDA. Jika kita memiliki manusia yang unggul, tim sepak bola yang solid, serta sekolah bola yang berkualitas, itu sudah menjadi aset berharga bagi kota ini," tegasnya.

Dukungan serupa juga mengalir dari legislatif. Anggota Komisi B DPRD Kota Jogja, Ipung Purwandani, menyoroti potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari aktivitas industri sepak bola yang dikelola secara profesional. "Nantinya PAD bisa masuk ke kas kota, salah satunya melalui pajak dari berbagai kegiatan sepak bola tersebut," kata Ipung.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memajukan ekosistem sepak bola di Yogyakarta. Wali Kota Hasto Wardoyo menutup pertemuan dengan memberikan suntikan semangat bagi PSIM untuk mengarungi sisa musim kompetisi dengan optimisme tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news