Seratus Anak di Sleman Ikuti Pesantren Ramadan Bersama BAZNAS

4 hours ago 5

Seratus Anak di Sleman Ikuti Pesantren Ramadan Bersama BAZNAS Suasana hangat Ramadan terasa di SDN Nglempong di Kabupaten Sleman ketika sekitar 100 anak dari keluarga pra/sejahtera mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan selama dua hari satu malam pada 1415 Maret 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan Komunitas Sekolah Marjinal bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia untuk menghadirkan ruang belajar dan pembinaan keagamaan bagi anak/anak yang memiliki keterbatasan akses pendidikan. / ist

SLEMAN—Suasana hangat Ramadan terasa di SDN Nglempong di Kabupaten Sleman ketika sekitar 100 anak dari keluarga pra-sejahtera mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan selama dua hari satu malam pada 14–15 Maret 2026.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Komunitas Sekolah Marjinal bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia untuk menghadirkan ruang belajar dan pembinaan keagamaan bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan akses pendidikan.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya anak-anak, tetapi juga remaja hingga orang dewasa yang tinggal di sekitar lokasi kegiatan.

Komunitas Sekolah Marjinal sendiri dikenal sebagai komunitas yang bergerak di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi anak-anak serta keluarga dari kelompok marjinal yang memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan formal.

Melalui berbagai program pembelajaran dan pendampingan, komunitas tersebut berupaya menciptakan ruang belajar yang inklusif serta memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera untuk terus berkembang.

Kegiatan Pesantren Ramadan kali ini mengusung tema “Tingkatkan Ilmu, Perkuat Iman di Bulan Penuh Berkah”.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan interaktif yang dirancang untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun karakter.

Rangkaian kegiatan dimulai pada sore hari dengan sesi pembukaan dan permainan bernuansa Islami. Setelah itu, peserta mengikuti kegiatan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah.

Keesokan harinya kegiatan dilanjutkan dengan sahur bersama serta tadarus Al-Qur’an. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dongeng inspiratif yang menghadirkan suasana hangat sekaligus keceriaan bagi para peserta.

Ketua Pelaksana kegiatan Fadhil Muhammad menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembinaan keagamaan sekaligus memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi anak-anak dari kelompok rentan.

“Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang bagi anak-anak marjinal untuk mendapatkan pengalaman spiritual yang berkualitas. Kolaborasi dengan BAZNAS ini sebagai wujud nyata untuk memutus rantai ketimpangan akses pendidikan agama. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS atas kolaborasi yang telah terjalin. Semoga ke depannya kerja sama ini dapat terus berlanjut dan menjadi lebih baik pada kesempatan berikutnya,” ujarnya.

Salah satu peserta, Lency, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena dapat bertemu teman baru sekaligus merasakan pengalaman Ramadan yang berbeda.

“Kegiatannya seru. Bisa mendapatkan momen yang baik di bulan Ramadan, bertemu teman baru, dan berkumpul bersama-sama,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Komunitas Sekolah Marjinal bersama BAZNAS berharap nilai kebersamaan, kepedulian, serta semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.

Selain menjadi sarana ibadah, Ramadan juga diharapkan menjadi momentum untuk belajar dan menumbuhkan harapan baru bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera. (Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news