Jumali Senin, 31 Agustus 2026 10:07 WIB
Harianjogja.com, JOGJA—Penikmat film horor Tanah Air akan disuguhkan tontonan dengan konsep berbeda pada Oktober 2026. Rumah produksi Vidsee bersama Bahagia Tanpa Drama, AZ Films, Spectrum Film, dan PK Films menghadirkan film terbaru berjudul Siti si Vampir yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026.
Film garapan sutradara Rahabi Mandra ini menawarkan perpaduan genre horor dan komedi yang jarang ditemui dalam perfilman Indonesia. Tidak hanya menghadirkan sosok vampir sebagai pusat cerita, film ini juga menyisipkan kritik sosial dan kisah kehidupan yang dekat dengan realitas masyarakat.
Siti si Vampir mengisahkan perjalanan hidup Siti yang diperankan oleh Satine Zaneta. Ia menjalani kehidupan sederhana sehari-hari bersama Dudi sebelum sebuah peristiwa mengubah segalanya.
Perubahan besar dimulai ketika Siti bertemu dengan Nakula, sosok vampir yang diperankan Ciccio Manassero. Pertemuan tersebut menjadi titik balik kehidupannya setelah ia digigit dan perlahan mengalami transformasi menjadi vampir.
Sejak saat itu, Siti harus beradaptasi dengan identitas barunya yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Kondisi tersebut membuat kehidupannya berubah drastis dan membawanya memasuki lingkungan yang jauh berbeda dari kesehariannya.
Jika sebelumnya hidup dalam kesederhanaan di kawasan rumah susun, Siti mendadak berhadapan dengan dunia yang penuh kemewahan. Perubahan status sosial itu menghadirkan berbagai situasi tak terduga yang menjadi sumber konflik sekaligus humor dalam cerita.
Kisah semakin menarik ketika muncul seorang perempuan kaya raya yang memiliki keinginan tidak biasa, yakni bertukar kehidupan dengan Siti. Kehadiran karakter tersebut menambah dinamika cerita sekaligus membuka berbagai persoalan sosial yang dikemas melalui pendekatan komedi.
Selain Satine Zaneta dan Ciccio Manassero, film ini juga diperkuat sejumlah aktor muda yang cukup dikenal publik. Di antaranya Ajil Ditto dan Shania Gracia yang turut mengambil peran penting dalam perkembangan cerita.
Rahabi Mandra menghadirkan pendekatan berbeda terhadap sosok vampir yang selama ini identik dengan nuansa gelap dan menegangkan. Dalam film ini, unsur horor tetap hadir, namun dipadukan dengan komedi segar serta sentuhan kehidupan masyarakat urban yang membuat ceritanya terasa lebih dekat dengan penonton Indonesia.
Perpaduan antara kisah vampir lokal, perubahan kelas sosial, dan humor menjadi daya tarik utama film ini. Konsep tersebut membuat Siti si Vampir berpotensi menjadi salah satu film horor dengan warna baru di tengah dominasi cerita hantu dan teror supranatural yang selama ini banyak menghiasi layar bioskop nasional.
Dengan deretan pemain muda populer serta premis yang unik, Siti si Vampir diharapkan mampu menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda. Film ini tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga hiburan ringan yang dibalut cerita penuh kejutan.
Bagi pencinta film horor komedi, Siti si Vampir bisa menjadi salah satu tontonan yang patut dinantikan saat mulai tayang di bioskop pada 22 Oktober 2026 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

1 hour ago
2

















































