Tol Bawen-Jogja Bikin Distribusi Barang ke Pelabuhan Lebih Efisien

3 hours ago 1

Tol Bawen-Jogja Bikin Distribusi Barang ke Pelabuhan Lebih Efisien

Potret pembangunan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-SS Banyurejo pada Rabu (26/2/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung menilai keberadaan Jalan Tol Bawen (Semarang)-Jogja akan memberikan dampak positif terhadap sektor logistik. Infrastruktur tersebut dinilai mampu mempercepat distribusi barang menuju kawasan pergudangan maupun pelabuhan sehingga meningkatkan efisiensi rantai pasok.

Salah satu akses tol yang berada di wilayah Kabupaten Temanggung diyakini akan memangkas waktu tempuh pengiriman barang. Kondisi ini diharapkan membuat proses distribusi menjadi lebih cepat sekaligus menjaga kualitas barang selama perjalanan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung, Agus Munadi, mengatakan akses menuju pelabuhan menjadi lebih efisien dengan hadirnya jalan tol.

"Akses yang lebih cepat tersebut tidak hanya memperlancar arus barang, tetapi juga membantu menjaga kualitas barang selama proses pengiriman," katanya di Temanggung, Sabtu.

Waktu Tempuh Lebih Singkat

Menurut Agus, keberadaan jalan tol akan mengurangi waktu perjalanan dibandingkan jalur yang selama ini digunakan.

Pengiriman barang menuju pelabuhan menjadi lebih aman dan nyaman sehingga dapat menekan potensi kerusakan selama proses distribusi.

"Ketika ada jalan tol, waktu tempuh menjadi lebih singkat. Barang yang dikirim menuju pelabuhan juga lebih aman dan nyaman sehingga dapat mengurangi risiko kerusakan selama perjalanan," katanya.

Kawasan Pergudangan Dukung Distribusi

Selain mempercepat akses transportasi, Pemkab Temanggung menilai keberadaan kawasan pergudangan juga berperan penting dalam mendukung sistem logistik.

Penyimpanan barang di gudang dinilai dapat menjaga keamanan produk sebelum dikirim ke tujuan akhir sehingga proses distribusi berlangsung lebih efektif dan tepat waktu.

Agus menjelaskan penyediaan gudang merupakan bagian dari pengembangan kawasan investasi. Investor dapat membeli maupun mengembangkan fasilitas pergudangan sesuai kebutuhan usahanya.

Investasi Terus Berkembang

Pemkab Temanggung mencatat perkembangan investasi di kawasan Pringsurat dan Kranggan terus menunjukkan tren positif.

Keberadaan Jalan Tol Bawen-Jogja diharapkan semakin meningkatkan daya tarik investasi di kedua kawasan tersebut, sekaligus memperkuat konektivitas logistik bagi pelaku usaha di Kabupaten Temanggung.

Jalan Tol Yogyakarta–Bawen merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) infrastruktur yang dikelola oleh BUJT PT Jasamarga Jogja Bawen dengan total investasi mencapai sekitar Rp14,26 triliun. Memiliki total panjang mencapai 75,12 kilometer, tol ini membentang melintasi dua provinsi, yakni wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang 8,80 km dan Jawa Tengah sepanjang 66,32 km. Pembangunannya terbagi ke dalam 6 seksi konstruksi:

* Seksi 1: Sleman – Banyurejo (8,80 km)
* Seksi 2: Banyurejo – Borobudur (15,20 km)
* Seksi 3: Borobudur – Magelang (8,10 km)
* Seksi 4: Magelang – Temanggung (16,65 km)
* Seksi 5: Temanggung – Ambarawa (21,39 km)
* Seksi 6: Ambarawa – Bawen (4,98 km)

Secara spesifikasi teknis, jalan tol ini dirancang dengan kecepatan rencana 80 km/jam, dilengkapi 6 Gerbang Tol, 1 Junction (Junction Bawen), serta 5 Simpang Susun (SS Banyurejo, SS Borobudur, SS Magelang, SS Temanggung, dan SS Ambarawa).

Salah satu daya tarik dan keunikan teknologis utama dari proyek ini adalah keberadaan terowongan (tunnel) menembus bukit sepanjang kurang lebih 500 meter di wilayah perbukitan (seperti kawasan perkebunan kopi Losari, Grabag, Magelang) untuk menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem cagar alam setempat tanpa memangkas perbukitan. Selain struktur at-grade (tapak tanah), tol ini juga memanfaatkan struktur elevated (layang) di wilayah Sleman untuk meminimalkan alih fungsi lahan pertanian dan jaringan irigasi. Kehadiran tol ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh perjalanan dari Semarang menuju Yogyakarta secara signifikan dari 3 jam menjadi sekitar 1,5 jam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news