KLIKPOSITIF – Pantai Padang dan Pantai Air Manis menjadi salah dua objek wisata yang ramai dikunjungi selama musim libur Lebaran.
Selama musim libur Lebaran ini, biasanya kunjungan ke Pantai Padang dan Pantai Air Manis bisa meningkat 200 hingga 300 persen dari hari biasanya.
Namun tingginya tingkat kunjungan ke Pantai Padang dan Pantai Air Manis tidak sesuai dengan kebersihan dua objek wisata tersebut.
Pemudik asal Tangerang, Deri Ahmad (36) menyebut, kondisi pantai memang sudah lebih tertata. Tapi dia mengaku kecewa dengan kebersihan pantai.
“Saya sudah 8 tahun tidak mudik. Tahun ini sengaja mudik ke Padang karena ingin memperkenalkan tanah kelahiran saya pada anak-anak.”
“Namun sesampai di Pantai Padang, ternyata di luar ekspektasi saya. Pantainya kotor, tidak sebersih dulu saya main kesini sekitar tahun 2007 lalu,” katanya pada Klikpositif.
Kendati kotor, Deri juga mengapresiasi penataan Pantai Padang. Menurut dia, sekarang sudah lebih rapi dan indah. Layak untuk dikunjungi.
“Tapi yang bikin saya kaget justru adalah penataannya. Tidak semrawut kayak dulu, sekarang sudah lebih rapi, cuma ya masalahnya satu: kebersihan,” bebernya.
Lain Deri, lain pula Wendra. Perantau asal Kabupaten Sijunjung yang bermukim di Magelang, Jawa Tengah. Selama libur Lebaran ini, dia mengunjungi Pantai Padang dan Pantai Air Manis.
Wendra mengaku memang kondisi pantai tidak begitu bersih. Tapi dia memahami hal demikian. Sebab menurut dia, kebersihan pantai sangat bergantung pada cuaca.
“Karena sampah-sampah di pantai ini kan rata-rata kiriman. Kalau cuaca jelek, maka sampah akan menumpuk di pantai. Itu sudah biasa.”
“Tapi kalau dibandingkan tahun 2019 lalu terakhir saya pulang, ini sudah jauh lebih bersih. Waktu itu kondisinya belum seperti sekarang, sampah bertebaran dimana-mana, sekarang sudah lebih baik,” jelasnya.
Meskipun memaklumi, Wendra tetap meminta Pemerintah untuk memberikan perhatian lebih pada dua objek wisata itu.
“Kita tahu, Pantai Padang dan Air Manis adalah pusat wisatanya Padang. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi dari yang sekarang.”
“Biar nanti Pantai Padang dan Pantai Air Manis bisa jadi ikon tidak hanya bagi kami perantau yang kangen kampung saja. Tapi memang sudah menjadi destinasi wisawatan daerah lain,” pungkasnya.(*)