KLIKPOSITIF – Stres adalah bagian dari kehidupan yang hampir tak terpisahkan dari aktivitas manusia modern. Tekanan pekerjaan, persoalan keluarga, hingga tuntutan sosial bisa memicu stres jika tidak dikelola dengan baik. Kabar baiknya, stres dapat dicegah dan dikurangi melalui berbagai strategi pengelolaan yang tepat.
Salah satu cara efektif untuk meredakan stres adalah dengan teknik relaksasi. Metode ini membantu tubuh mengaktifkan respons relaksasi yang dapat memperlambat pernapasan, melemaskan otot, dan menurunkan tekanan darah. Teknik sederhana seperti menggenggam tangan dengan kuat selama 20 detik lalu melepaskannya, atau menarik napas dalam-dalam hingga memenuhi paru-paru dan perut, kemudian menghembuskannya secara perlahan, dapat membantu tubuh kembali tenang.
Fokus pada kata atau kalimat positif juga bisa menjadi cara menenangkan pikiran. Ucapkan secara perlahan sambil menarik napas dalam selama lima hingga sepuluh menit. Selain itu, teknik box breathing—menarik napas selama empat hitungan, menahan napas, menghembuskan napas, lalu berhenti sejenak sebelum mengulang—dikenal efektif membantu menurunkan ketegangan.
Pendekatan lain yang semakin banyak dipraktikkan adalah mindfulness, yakni kesadaran penuh terhadap momen saat ini tanpa menghakimi atau bereaksi berlebihan. Mindfulness dapat dilakukan saat beraktivitas sehari-hari dengan memperhatikan apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dicium, dan dirasakan oleh lidah. Meluangkan waktu lima hingga sepuluh menit untuk duduk tenang, bernapas perlahan, dan menyadari pikiran yang muncul juga dapat membantu menenangkan batin.
Dilansir dari laman health.harvard.edu, aktivitas seperti yoga, tai chi, dan qi gong juga menjadi pilihan populer untuk mengelola stres. Latihan ini menggabungkan gerakan tubuh, pernapasan dalam, dan fokus mental. Selain membantu melenturkan otot yang tegang, praktik ini memungkinkan seseorang merespons stres dengan lebih tenang, bukan sekadar bereaksi.
Tak kalah penting, olahraga teratur terbukti meningkatkan hormon endorfin yang memicu rasa bahagia dan menurunkan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Berbagai bentuk olahraga—mulai dari berjalan kaki hingga latihan intens—dapat membantu memperbaiki suasana hati dan mengalihkan pikiran dari beban masalah.
Tidur yang cukup juga berperan besar dalam menjaga keseimbangan emosional. Saat stres meningkat, kadar kortisol dalam tubuh ikut naik, sementara tidur yang cukup justru membantu menurunkannya. Orang dewasa disarankan tidur setidaknya tujuh jam setiap malam untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, termasuk tekanan darah dan berat badan.
Terakhir, dukungan sosial menjadi penyangga penting dalam menghadapi stres. Kehadiran keluarga, sahabat, atau komunitas dapat memberikan rasa aman dan dukungan emosional, terutama saat menghadapi tekanan berat.
Mengelola stres bukan berarti menghindarinya sepenuhnya, melainkan belajar menghadapi dan menyeimbangkannya agar kualitas hidup tetap terjaga.

5 days ago
9

















































