Siswa/i di Kota Makassar, (Dok: KabarMakassar).KabarMakassar.com — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar mengingatkan siswa dan orang tua agar tidak salah menghitung masa libur semester.
Libur sekolah semester ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 di Makassar hanya berlangsung sampai 3 Januari 2026.
Ketentuan tersebut tertuang dalam surat edaran Disdik Kota Makassar yang ditujukan kepada seluruh satuan pendidikan PAUD/TK, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta.
Dalam edaran itu dijelaskan, pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) ganjil dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 8 hingga 13 Desember 2025. Sementara pembagian laporan hasil belajar atau rapor akan dilakukan pada 24 Desember 2025.
“Libur semester ganjil dimulai pada 29 Desember 2025 dan berakhir pada 3 Januari 2026,” demikian isi surat edaran Dinas Pendidikan Kota Makassar.
Disdik juga menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran semester genap akan kembali berjalan efektif pada 5 Januari 2026. Karena itu, sekolah diminta memastikan proses belajar mengajar kembali berjalan sesuai jadwal.
Surat edaran tersebut ditetapkan di Makassar pada 28 November 2025 dan ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman. Ia meminta seluruh satuan pendidikan mematuhi jadwal yang telah ditetapkan sesuai kalender pendidikan.
“Seluruh sekolah diharapkan melaksanakan ketentuan ini dengan penuh tanggung jawab,” demikian penegasan Disdik dalam edaran tersebut.
Disdik Kota Makassar juga mengimbau orang tua dan siswa untuk mencermati jadwal agar tidak keliru memperpanjang masa libur dan aktivitas belajar bisa kembali berjalan tepat waktu.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman mengatakan, masa liburan bukan hanya jeda dari aktivitas belajar, tetapi kesempatan penting bagi orang tua dan anak untuk memperkuat kedekatan emosional.
Ia mendorong para orang tua untuk menjadikan liburan sebagai momen pengasuhan yang berkualitas.
“Pemanfaatan libur sekolah yang lebih efektif, di mana kedekatan orang tua dan anak harus lebih bagus lagi dari segi pengasuhan dan bonding-nya,” kata Achi.
Untuk itu, ia membagikan sejumlah ide aktivitas edukatif yang bisa dilakukan bersama anak selama libur akhir tahun. Salah satunya memasak bersama di rumah, yang menurutnya dapat menjadi sarana belajar yang menyenangkan.
“Misalnya masak-memasak, anak-anak diajarkan mengenal bahan-bahan makanan bergizi yang mereka gunakan,” jelasnya.
Achi juga mendorong kegiatan menanam tanaman obat atau bunga di halaman rumah sebagai cara mengenalkan proses tumbuh kembang tanaman sekaligus menanamkan nilai karakter sejak dini.
“Agar mereka mengetahui proses tumbuh kembangnya dari tanaman tersebut. Berarti ada penanaman karakter yang ada di dalamnya,” tambahnya.
















































