Cerita Pemulung di Padang, Dapat Layanan Kesehatan dari Progam JKN

1 month ago 24

Exhibition Scoopy x Kuromi - Klikpositif

PADANG, KLIKPOSITIF – Sejak tahun 2014 hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah memberikan perubahan dalam sistem kesehatan di Indonesia. Program JKN telah memberikan akses yang lebih besar kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Biaya pelayanan kesehatan yang tidak murah menjadikan masyarakat sulit untuk mengakses pelayanan kesehatan yang baik, namun dengan adanya Program JKN yang menggunakan sistem gotong royong telah menjadi solusi bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Baca Juga

Seperti yang dirasakan oleh salah satu peserta JKN, Satarman (68), ia mengaku bahwa dirinya telah merasakan manfaat besar dari Program JKN. Ditemui saat sedang istirahat memungut sampah di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang . Ia menceritakan bahwa pengobatan akibat diabetes yang ia derita dijamin penuh Program JKN.

“Awalnya terasa seperti kesemutan di bagiang kaki, lama – lama kesemutan itu terasa menjalar ke bagian badan. Saya datang ke rumah sakit ternyata gula darah tinggi,” cerita Satar.

Awalnya Satar cemas dengan biaya pengobatan, namun ketika mengetahui bahwa biaya semua tindakan obat ditanggung sepenuhnya oleh JKN, Dia merasa lega dan bersyukur.

Ia juga mengapresiasi pelayanan yang didapatnya, menurutnya fasilitas yang diterimanya tak ada beda dengan pasien umum, tenaga medis kesehatan yang ramah dan pelayanan yang memuaskan.

“Alhamdulillah setelah ditangani rumah sakit, kondisi saya berangsur semakin membaik. Luar biasa Program JKN bisa menjamin seluruh biaya pengobatan saya. Entah uang dari mana saya peroleh jika saya harus membayar semuanya. Saya sangat bersyukur telah menjadi peserta JKN dan merupakan penolong dalam menjalani pengobatan yang berbiaya mahal ini,” tuturnya.

Satar juga memberikan apresiasi terhadap pelayanan medis yang diterimanya di rumah sakit. Ia merasa bahwa tenaga medis bertugas dengan ramah dan cekatan. Selama proses perawatan, ia menyampaikan keluhan-keluhan yang dirasakannya dan dokter dengan baik mendengarkan serta meresponsnya.

“Saya merasa terbantu dengan adanya Program JKN ini. Semuanya dilayani dengan baik,” ungkap Satar.

Ia mengakui akses pelayanan JKN semakin cepat dan mudah, saat ini berobat ke fasilitas kesehatan cukup menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau kartu digital yang ada di Aplikasi Mobile JKN.

“Dulu kalau mau berobat harus bawa kartu JKN, sekarang saya berobat ke faskes tingkat pertama maupun ke rumah sakit cukup bawa KTP saja bisa langsung dilayani, ini saja dirawat di rumah sakit saya hanya bawa KTP,” tutupnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news