KLIKPOSITIF- Harapan pedagang kaki lima (PKL) Pasar Raya Padang agar tidak direlokasi ke Gedung Fase VII belum mendapat kepastian. Meski telah dua kali menggelar aksi demonstrasi di Rumah Dinas Wali Kota Padang, tuntutan mereka belum juga ditanggapi.
Pantauan Katasumbar, aksi lanjutan digelar Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Para PKL kembali memadati Jalan A. Yani, tepat di depan rumah dinas Wali Kota Padang.
Namun, berbeda dengan aksi sebelumnya pada Senin (9/2/2026), hingga pukul 15.36 WIB tidak ada perwakilan Pemerintah Kota (Pemko) Padang yang menemui massa. Di lokasi hanya terlihat aparat kepolisian, Satpol PP, serta personel Dinas Perhubungan yang mengatur lalu lintas. Kasatpol PP Padang, Chandra Eka Putra, juga tampak hadir.
Ketua IKAPPI Sumbar, M. Yani, mengaku kecewa karena Wali Kota Padang tidak menemui para pedagang. Ia menyebut para PKL akan melanjutkan aksi saat car free day pada Minggu (15/2/2026).
Menurutnya, aksi tersebut akan diisi long march menuju GOR Haji Agus Salim untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi PKL Pasar Raya Padang kepada masyarakat.
“Kami ingin masyarakat Kota Padang yang hadir saat car free day mengetahui persoalan yang sebenarnya dialami para pedagang,” ungkapnya.
M. Yani juga mengaku tidak mendapat penjelasan resmi terkait alasan Wali Kota tidak menemui mereka. Meski beredar informasi Wali Kota tengah menghadiri pembukaan MTQ di Padang Barat, ia menilai hal itu seharusnya tidak menjadi kendala.
“Kami mendapat informasi beliau membuka MTQ di Padang Barat. Jaraknya tidak jauh dari rumah dinas, seharusnya bisa meluangkan waktu menemui masyarakat,” terangnya.
Selain aksi lanjutan, para PKL juga berencana meminta jadwal hearing dengan DPRD Kota Padang. Mereka berharap DPRD dapat memanggil Wali Kota Padang untuk hadir dan memberikan penjelasan terkait rencana relokasi tersebut.
“Rencananya Senin nanti kami akan ke DPRD untuk meminta jadwal hearing dan berharap Wali Kota bisa dihadirkan,” pungkasnya.

1 day ago
4




















































