Dilantik Jadi Kepala BGN, Berapa Kekayaan Sudaryono?

2 hours ago 2

Jumali

Jumali Rabu, 22 Juli 2026 14:07 WIB


Harianjogja.com, JOGJA—Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) membuat perhatian publik tidak hanya tertuju pada tugas barunya, tetapi juga pada laporan harta kekayaan yang dimilikinya.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang telah disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sudaryono tercatat memiliki total aset senilai Rp69,33 miliar.

Namun, dalam laporan yang sama, ia juga memiliki kewajiban berupa utang dengan nilai mencapai Rp60,47 miliar.

Setelah dikurangi seluruh kewajiban tersebut, total kekayaan bersih Sudaryono tercatat sebesar Rp8,86 miliar.

Mayoritas Kekayaan Berasal dari Properti

Aset terbesar yang dimiliki Sudaryono berasal dari sektor properti.

Dalam laporan LHKPN, ia tercatat memiliki 16 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah wilayah, terutama di Jawa Tengah dan kawasan Jabodetabek.

Nilai keseluruhan aset properti tersebut mencapai Rp50,29 miliar atau menjadi komponen terbesar dari total kekayaannya.

Beberapa aset dengan nilai tertinggi berada di Kota Semarang dan Kabupaten Klaten.

Di Semarang, Sudaryono memiliki tanah dan bangunan seluas 2.000 meter persegi dan 200 meter persegi dengan nilai sekitar Rp16 miliar.

Sementara di Kabupaten Klaten, terdapat tanah dan bangunan seluas 2.050 meter persegi dan 1.800 meter persegi yang ditaksir bernilai Rp14 miliar.

Koleksi Kendaraan di Garasi

Selain properti, Sudaryono juga melaporkan kepemilikan tiga kendaraan pribadi.

Total nilai kendaraan yang tercatat mencapai Rp750 juta.

Ketiga kendaraan tersebut terdiri atas Toyota Fortuner tahun 2014 senilai Rp250 juta, Toyota Innova tahun 2018 senilai Rp150 juta, serta Toyota Fortuner tahun 2022 dengan nilai Rp350 juta.

Surat Berharga dan Kas Miliaran Rupiah

Komponen kekayaan lain yang juga cukup besar berasal dari surat berharga dan simpanan kas.

Dalam laporan tersebut, Sudaryono memiliki surat berharga senilai Rp7,558 miliar.

Ia juga melaporkan kepemilikan kas dan setara kas sebesar Rp8,404 miliar.

Selain itu, terdapat harta bergerak lainnya yang nilainya mencapai Rp2,325 miliar.

Komponen AsetNilai
Tanah dan BangunanRp50.294.000.000
KendaraanRp750.000.000
Harta Bergerak LainnyaRp2.325.000.000
Surat BerhargaRp7.558.000.000
Kas dan Setara KasRp8.404.192.525
Total AsetRp69.331.192.525
UtangRp60.470.000.000
Kekayaan BersihRp8.861.192.525

Profil Singkat Sudaryono

Sebelum dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional, Sudaryono menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Ia juga diketahui menduduki posisi Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia (Persero).

Politikus Partai Gerindra tersebut menjadi salah satu tokoh yang mendapat kepercayaan Presiden Prabowo Subianto untuk mengawal berbagai program strategis nasional.

Di BGN, Sudaryono akan menghadapi tantangan besar dalam menjalankan program peningkatan gizi masyarakat yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Transparansi laporan kekayaan melalui LHKPN menjadi salah satu instrumen penting yang memungkinkan publik memantau profil aset para pejabat negara, termasuk pejabat yang akan memegang peran strategis dalam pemerintahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news