KLIKPOSITIF- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan secara resmi melantik 56 wali nagari terpilih hasil Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2025, Selasa (6/1/2025). Pelantikan tersebut turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintahan nagari yang demokratis dan berkelanjutan.
Pelantikan dilaksanakan secara terpisah di dua lokasi, yakni Gedung Painan Convention Center (PCC) dan Kantor Perwakilan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di Tapan. Skema dua lokasi ini dilakukan untuk memudahkan akses masyarakat serta keluarga wali nagari yang dilantik.
Sebanyak 24 wali nagari dilantik di Kantor Perwakilan Pemkab Pessel di Tapan pada pagi hari. Sementara itu, 32 wali nagari lainnya dilantik di Gedung PCC Painan dalam prosesi yang berlangsung khidmat.
Selain pelantikan wali nagari, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Nagari serta Ketua Tim Pembina Posyandu Nagari, sebagai mitra strategis pemerintahan nagari dalam pembangunan sosial dan kesehatan masyarakat.
Dalam pelantikan yang berlangsung di Tapan, tampak hadir Ketua DPRD Pesisir Selatan Darmansyah, Wakil Ketua DPRD Dani Sopian, serta sejumlah anggota DPRD dari berbagai fraksi.
Anggota DPRD yang hadir di antaranya Jumi Sadri dari Fraksi PKS, Roni Richardo dari Fraksi PAN, Musmullyadi Kutai dari Fraksi Demokrat, Ronaldi dari Fraksi PDI Perjuangan, Armadi dari Fraksi PPP, serta Anang Bintaro dari Fraksi Golkar.
Foto bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Pessel dengan Bupati dan Wakil Bupati Pessel usai pelantikan Wali Nagari di Kantor Perwakilan Pemkab Pessel di TapanKehadiran unsur legislatif tersebutmenunjukkan sinergi yang kuat antara DPRD dan pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan nagari yang efektif dan berpihak kepada masyarakat.
Pelantikan juga dihadiri Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim, Sekretaris Kabupaten Zainal Arifin, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, serta undangan lainnya.
Ketua DPRD Pesisir Selatan Darmansyah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wali nagari yang dilantik dan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan tahapan Pilwana hingga pelantikan.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Pilwana Serentak 2025 yang berlangsung aman, tertib, dan lancar merupakan bukti kedewasaan demokrasi masyarakat Pesisir Selatan di tingkat nagari.
Darmansyah juga menyampaikan terima kasih kepada panitia Pilwana, Badan Musyawarah (Bamus) Nagari, serta seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga kondusivitas selama proses demokrasi berlangsung.
Dari total 58 nagari yang melaksanakan Pilwana, sebanyak 56 wali nagari telah memenuhi syarat dan resmi dilantik, sementara dua nagari lainnya masih dalam proses penyelesaian sesuai ketentuan hukum.
Ketua DPRD berharap para wali nagari yang baru dilantik dapat menjaga amanah masyarakat dan menjalankan tugas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ia menekankan pentingnya pemahaman aturan dalam pengelolaan anggaran nagari agar tidak terjadi permasalahan hukum di kemudian hari.
“Wali nagari harus benar-benar memahami aturan, terutama dalam pengelolaan anggaran, agar kebijakan yang diambil tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan hukum,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni dalam arahannya meminta para wali nagari segera melakukan konsolidasi pascapelantikan dengan merangkul seluruh elemen masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik dalam Pilwana harus ditinggalkan demi menjaga persatuan, keharmonisan, dan stabilitas di nagari.
Ia juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang adil dan tidak diskriminatif, serta pengelolaan dana desa dan dana nagari secara transparan dan akuntabel.
Menurut Hendrajoni, kewaspadaan terhadap administrasi pemerintahan nagari sangat penting guna mencegah potensi persoalan hukum akibat kelalaian.
Pengambilan Sumpah Wali Nagari oleh Bupati Pessel HendrajoniPara wali nagari juga diminta untuk mendukung visi pembangunan daerah di tingkat nagari, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting.
Selain itu, penguatan ekonomi kerakyatan dan pelaksanaan program unggulan daerah seperti Nagari Kanyang, Nagari Pandai, Nagari Mengaji, Nagari Sehat, dan Nagari Sejahtera menjadi fokus utama.
Bupati turut mengingatkan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai adat dan budaya Minangkabau dalam penyelenggaraan pemerintahan nagari. Filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah diharapkan menjadi pedoman bagi para wali nagari dalam memimpin dan melayani masyarakat.
Terkait dua nagari yang belum dilantik, yakni Nagari Kambang Utara Kecamatan Lengayang dan Nagari Pulau Karam Kecamatan Koto XI Tarusan, Bupati menyampaikan bahwa prosesnya masih berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Pelantikan ini menjadi tonggak awal bagi para wali nagari untuk bekerja, berinovasi, dan bersinergi dengan DPRD serta Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan demi terwujudnya nagari yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Suasana Pelantikan Wali Nagari di Gedung PCC Painan sebanyak 32 Wali Nagari di hari yang sama siang, setelah dari TapanKesempatan itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat DPMDPPKB Pessel, Deny Anggara, menjelaskan bahwa penyelesaian sengketa Pilwana di dua nagari tersebut dilakukan melalui tahapan klarifikasi, verifikasi, dan rekomendasi, dengan prinsip menjaga netralitas, kondusivitas, serta melindungi hak-hak masyarakat.
Sidang paripurna pelantikan dibuka oleh Ketua Bamus Nagari Kambang, Idhwar, yang mewakili Bamus Nagari gabungan.
Proses Pelantikan 32 Wali Nagari di Gedung PCC usai Pelantikan 24 Wali Nagari di TapanIa menegaskan bahwa pelantikan wali nagari merupakan tahapan akhir dari rangkaian panjang Pilwana, mulai dari penjaringan calon, kampanye, hingga pemungutan suara yang berlangsung aman dan lancar.
(Advetorial)

1 day ago
6

















































