Formatur DPW PPP Sulsel, (Dok: Ist).KabarMakassar.com — Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan secara resmi menetapkan enam orang formatur yang akan menyusun kepengurusan sekaligus menyiapkan proses penetapan Ketua DPW PPP Sulsel periode 2025–2030.
Meski begitu, satu posisi formatur dari unsur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) hingga kini belum diumumkan dan masih menunggu keputusan resmi dari pusat.
Ketua Panitia Muswil DPW PPP Sulsel, Yusran Sofyan, mengungkapkan bahwa secara struktural jumlah formatur seharusnya berjumlah tujuh orang. Komposisi tersebut terdiri atas satu unsur DPP, satu unsur DPW, dan lima unsur DPC.
“Formatur itu terdiri dari tujuh orang. Komposisinya satu unsur DPP, satu unsur DPW, dan lima unsur DPC,” kata Yusran saat dikonfirmasi, Selasa (23/12).
Adapun enam formatur yang telah ditetapkan masing-masing berasal dari unsur DPW dan DPC PPP se-Sulawesi Selatan. Keenam nama tersebut yakni Ilham Ari Fauzi Amir Uskara dari unsur DPW PPP Sulsel, Burhanudin dari DPC PPP Takalar, Andi Sugiarti Mangun Karim dari DPC PPP Bantaeng, Khaerul Amran dari DPC PPP Bone, Nursyam Amin dari DPC PPP Gowa, serta Rusli Sunali dari DPC PPP Luwu.
Yusran menjelaskan, keenam formatur itu ditetapkan melalui rapat pleno Muswil yang digelar pada Senin malam (22/12). Proses penetapan berlangsung secara musyawarah mufakat dan disepakati oleh seluruh peserta Muswil.
“Keenam formatur ini ditetapkan melalui rapat pleno Muswil dan diputuskan secara musyawarah mufakat,” ujarnya.
Terkait satu formatur dari unsur DPP PPP yang belum diumumkan, Yusran menegaskan bahwa hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan DPP. Penentuan nama akan dibahas dan diputuskan melalui mekanisme internal di tingkat pusat.
“Untuk unsur DPP, sampai sekarang memang belum ditetapkan. Itu menjadi kewenangan DPP dan akan diputuskan melalui mekanisme internal mereka. Yang pasti, unsur DPP tersebut berasal dari Sulawesi Selatan,” jelas mantan anggota DPRD Sulsel itu.
Ia menambahkan, formatur dari unsur DPP nantinya akan sekaligus menjabat sebagai ketua formatur. Karena itu, penetapan nama dari DPP menjadi krusial dalam menentukan arah kerja tim formatur ke depan.
“Ketua formatur berasal dari unsur DPP. Kemungkinan besar akan diputuskan oleh DPP pada pekan ini,” kata Yusran.
Lebih lanjut, Yusran menjelaskan bahwa tugas tim formatur tidak hanya sebatas menyusun struktur kepengurusan DPW PPP Sulsel periode 2025–2030. Formatur juga akan membahas dan menentukan figur yang akan diusulkan kepada DPP untuk disahkan sebagai Ketua DPW PPP Sulsel.
“Ketuanya itu bisa berasal dari unsur formatur, bisa juga dari luar formatur. Dalam dinamika sebelumnya, memang pernah ada pola bahwa calon mengerucut pada satu figur yang dianggap kuat. Namun secara formal, semua tetap mengikuti mekanisme dan aturan organisasi,” tutupnya.
















































