PADANG, KLIKPOSITIF — Wali Kota Padang Fadly Amran membuka secara resmi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Negeri Padang (PNP) Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Pusat Kreativitas Mahasiswa (PKM) PNP, Selasa (18/8/2026).
Pembukaan PKKMB ditandai dengan pemukulan gendang tabuh dan pemasangan cocarde kepada mahasiswa baru. Momen tersebut menjadi penanda dimulainya tahapan awal bagi ribuan mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, budaya kampus, sekaligus mempersiapkan diri menjalani kehidupan pendidikan tinggi di PNP.
Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Kabag Kerja Sama Kota Padang Otto Sarbi Damanik, Direktur PNP Revalin Herdianto, civitas akademika PNP serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran mengingatkan mahasiswa baru agar memanfaatkan masa perkuliahan dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, masa kuliah merupakan salah satu fase penting dalam kehidupan yang harus diisi dengan proses pembelajaran, pembentukan karakter, kedisiplinan, serta upaya meraih berbagai prestasi.
Ia menilai waktu yang dimiliki mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi relatif singkat. Karena itu, setiap mahasiswa dituntut mampu mengelola waktu dan kesempatan yang ada agar tidak berlalu tanpa hasil yang berarti.
“Masa kuliah yang hanya berlangsung dua hingga empat tahun merupakan waktu yang relatif singkat. Karena itu, adik-adik harus mampu mendisiplinkan diri, mematuhi aturan kampus, serta ikut berkontribusi dalam lingkungan perguruan tinggi,” ujar Fadly.
Fadly juga mendorong mahasiswa baru tidak hanya mengejar prestasi akademik. Ia menilai pengalaman di luar ruang perkuliahan, termasuk keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan, memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta keberanian mengambil keputusan.
Menurutnya, organisasi kemahasiswaan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar memahami persoalan, membangun jejaring, sekaligus mengasah kemampuan memimpin.
“Saya sangat senang kalau ada mahasiswa yang aktif di BEM, senat mahasiswa, maupun organisasi kemahasiswaan lainnya. Justru itu bagian dari proses belajar menjadi pemimpin,” katanya.
Fadly mengatakan, Pemerintah Kota Padang terus berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara yang membuka kesempatan bagi generasi muda Padang untuk memperoleh akses pendidikan dan pengalaman akademik di tingkat internasional.
Ia menyebut Pemko Padang telah mengirim sebanyak 14 mahasiswa ke Arizona University, Amerika Serikat. Selain itu, kerja sama dengan Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok, juga terus dikembangkan untuk membuka peluang pendidikan internasional bagi generasi muda.
“Kami telah mengirim sebanyak 14 orang mahasiswa Arizona University, Amerika Serikat. Sekarang kita juga telah bekerja sama dengan Provinsi Guangdong, Cina, untuk mengirim sebanyak 60 siswa. Ini merupakan upaya kami untuk mendorong generasi muda mendapatkan pendidikan di tingkat internasional,” ungkapnya.
Menurut Fadly, pendidikan merupakan investasi penting dalam membangun masa depan daerah. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan generasi muda memperoleh kesempatan berkembang sesuai potensi masing-masing.
Di sisi lain, Direktur PNP Revalin Herdianto mengungkapkan, PNP menerima sebanyak 2.513 mahasiswa baru pada Tahun Akademik 2026/2027. Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari lebih dari 26 ribu pendaftar.
Besarnya jumlah pendaftar, kata Revalin, menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan vokasi di PNP. Para mahasiswa baru tersebut selanjutnya akan mengikuti rangkaian PKKMB sebagai bagian dari proses pengenalan lingkungan dan kehidupan kampus.
“PKKMB akan dilaksanakan sampai 24 Agustus 2026. Selain di kampus utama ini, PKKMB juga diikuti oleh Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang ada di Riau, Tanah Datar, dan Solok Selatan,” jelas Revalin.
Ia menambahkan, PNP menyambut baik dukungan Pemerintah Kota Padang terhadap pengembangan pendidikan vokasi, termasuk melalui Progul Padang Juara. Menurutnya, perhatian pemerintah daerah tersebut memberikan peluang lebih besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi hingga ke tingkat internasional.
Revalin secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Padang yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa PNP untuk mengikuti program pendidikan di luar negeri.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Wali karena telah memberikan kesempatan kepada PNP untuk mengirim mahasiswa Teknik Elektro sebanyak 14 orang ke Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok,” ujarnya.
Pembukaan PKKMB PNP 2026/2027 sekaligus menjadi awal perjalanan ribuan mahasiswa baru dalam menempuh pendidikan vokasi. Dengan dukungan kampus dan pemerintah daerah, mereka diharapkan tidak hanya menjadi lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, pengalaman organisasi, serta wawasan global.
Bagi PNP, kehadiran mahasiswa baru juga menjadi bagian dari keberlanjutan pendidikan vokasi dalam mencetak sumber daya manusia terampil dan adaptif. Sementara bagi Pemerintah Kota Padang, penguatan akses pendidikan dan jejaring internasional menjadi salah satu strategi untuk menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tengah perubahan dunia kerja dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

4 hours ago
3


















































