KLIKPOSITIF – Memasuki usia 50 tahun, kebutuhan tubuh akan nutrisi yang tepat menjadi semakin penting—baik bagi pria maupun perempuan. Pola makan yang sehat membantu menjaga energi tetap stabil sekaligus melindungi tubuh dari berbagai penyakit yang kerap muncul seiring bertambahnya usia, seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes.
Dilansir dari laman Harvar Medical School, namun, apakah ada pola makan terbaik untuk mereka yang berusia di atas 50 tahun? Jawabannya: tidak ada satu pola makan yang paling benar untuk semua orang. Tubuh tetap membutuhkan karbohidrat, lemak, dan protein. Tidak ada rasio “ajaib” yang harus diikuti, selama kita tidak berlebihan ke satu arah. Bahkan, sejumlah penelitian terbaru menunjukkan, kualitas makanan jauh lebih penting dibanding sekadar memilih diet rendah lemak, rendah karbohidrat, atau di antaranya.
Meski detailnya bisa berbeda-beda, semua pola makan sehat memiliki empat prinsip utama yang sama:
1. Perbanyak Makanan Nabati
Sayur, buah, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, polong-polongan, serta aneka biji merupakan sumber vitamin dan mineral yang kaya. Makanan nabati juga mengandung serat dan fitokimia, yaitu senyawa alami yang memberikan banyak manfaat kesehatan—mulai dari efek antioksidan, antiinflamasi, hingga potensi melindungi tubuh dari kanker.
2. Cukupi Asupan Protein
Berbagai penelitian menegaskan pentingnya protein, terutama seiring bertambahnya usia. Sumber protein memang beragam, tetapi protein nabati (seperti kacang-kacangan, lentil, kedelai, biji-bijian) serta ikan memberikan manfaat kesehatan paling besar.
3. Pilih Makanan Minim Proses
Pola makan yang didominasi makanan ultra-proses terbukti memicu kenaikan berat badan serta mengganggu kadar gula darah dan kolesterol. Proses pengolahan berlebihan sering kali menghilangkan nutrisi alami, sementara menambahkan lemak, gula, garam, bahan tambahan, dan pengawet dalam jumlah tinggi.
4. Batasi Lemak Jenuh, Gula Tambahan, dan Garam
Pedoman Gizi untuk Masyarakat Amerika merekomendasikan agar asupan lemak jenuh tidak lebih dari 10% dari total kalori harian. Batas yang sama berlaku untuk gula tambahan—yakni gula yang ditambahkan selama proses produksi makanan.
Sementara itu, konsumsi natrium (garam) sebaiknya tidak melebihi 2.300 miligram per hari. Faktanya, rata-rata orang Amerika mengonsumsi lebih dari 3.400 miligram per hari—jauh di atas angka yang dianjurkan.

1 month ago
28



















































