Keluarga Guru PPPK Tewas di Mes Polres Pessel Datangi Propam, Minta Kasus Dikawal Ketat

5 hours ago 2

KLIKPOSITIF- Keluarga guru PPPK yang ditemukan meninggal dunia di kamar mes polisi di Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, meminta perlindungan sekaligus pengawasan proses penyelidikan penyebab kematian anggota keluarganya ke Propam Polda Sumbar, Kamis (2/7/2026).

Didampingi penasihat hukum, keluarga IPP (32) mendatangi Bidang Propam Polda Sumbar sekitar pukul 14.00 WIB. Setibanya di Mapolda Sumbar, keluarga diarahkan petugas ke SPKT Polda Sumbar.

Penasihat hukum keluarga IPP, Dr. Rodi Chanda mengatakan, pihaknya meminta pengawasan dari Bidang Propam Polda Sumbar terkait jalannya penyelidikan yang sedang dilakukan Polres Pesisir Selatan. Selain, hal tersebut pihak juga meminta perlindungan keluarga karena hal berkaitan dengan institusi.

“Yang kami laporkan ke Propam ini pertama untuk mengawasi proses penyelidikan di Polres Pessel. Kemudian kami juga meminta perlindungan kepada keluarga agar tidak ada intervensi dari pihak lain. Karena ini berkaitan dengan aparat penegak hukum dan kejadiannya juga terjadi di mes polisi, sehingga keluarga perlu perlindungan hukum,” ungkapnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, saat proses penyelidikan sudah berjalan di Polres Pessel terkait laporan sudah dimasukkan di Polres. Ia menyebut hingga saat ini belum ada intimidasi terhadap keluarga, meski sebelumnya sempat ada kedatangan pihak kepolisian saat korban selesai divisum di rumah sakit yang meminta agar tidak dilakukan autopsi.

“Sebelumnya ketika korban ditemukan dan selesai divisum di rumah sakit, ada pihak kepolisian yang datang meminta agar tidak dilakukan autopsi. Hal itu juga sudah kami laporkan ke Polres Pessel,” terangnya.

Lanjutnya, setelah ada pengawasan kasus tersebut oleh Propam Polda Sumbar, ia berharap tidak ada hambatan jalannya kasus dan bisa berjalan secara transparan. Sebab, pada awalnya keluarga sempat merasa proses penanganan stagnan karena minim informasi.

“Awalnya keluarga tidak mendapatkan perkembangan informasi. Namun setelah kami melakukan pendampingan hukum, pihak Polres sudah menemui keluarga untuk menjelaskan perkembangan kasus,” terangnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan, terkait penanganan kasus penemuan jasad guru PPPK di mes polisi tersebut susah dalam proses penyidikan Polres Pessel.

Menurutnya, penyelidikan masih terus dilakukan secara intensif oleh Polres Pesisir Selatan. “Hasil konfirmasi dengan Kapolres Pesisir Selatan, saat ini penyelidikan dilakukan secara intensif. Sudah dilakukan pendalaman dan pemeriksaan saksi-saksi baik dari pihak keluarga maupun rekan kerja penghuni mes,” terangnya.

Selain itu, untuk memastikan penyebab kematian Guru PPPK tersebut, pihaknya sudah melakukan optosi terhadap jasad yang ditemukan, sejumlah sampel juga tengah diperiksa di laboratorium, baik di Padang maupun Jakarta.

“Saat ini pemeriksaan laboratorium masih berlangsung. Kemungkinan hasilnya keluar dalam satu hingga dua hari ke depan,”ujarnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news