Kumpulkan Donasi Bencana, Megawati Ultimatum Kader Tak Masuk Kantong Pribadi

1 month ago 30
Kumpulkan Donasi Bencana, Megawati Ultimatum Kader Tak Masuk Kantong PribadiKetua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan peringatan keras kepada seluruh kader partai agar tidak menyalahgunakan dana donasi yang dihimpun untuk korban bencana di wilayah Sumatera.

Megawati menegaskan, setiap rupiah donasi yang terkumpul harus disalurkan sepenuhnya kepada korban dan tidak boleh masuk ke kantong pribadi siapa pun.

Peringatan tegas itu disampaikan Megawati saat PDIP membuka penggalangan donasi bagi korban bencana Sumatera dalam rangkaian acara peringatan Hari Ibu. Dalam arahannya, Presiden kelima Republik Indonesia tersebut secara terbuka mengultimatum kader yang berani bermain-main dengan dana kemanusiaan.

“Awas lho ibu-ibu, kalau nyumbang-nyumbang Rp10 miliar, Rp5 miliar, masuk sini,” ujar Megawati sambil menunjuk ke arah kantong, “saya pecat kalian,” tegasnya dalam keterangan, Jumat (19/12).

Megawati menekankan bahwa dana donasi bencana bukan sekadar angka, melainkan bentuk kepedulian dan empati kepada masyarakat yang tengah mengalami penderitaan. Ia mengingatkan para kader untuk tidak kehilangan nurani kemanusiaan di tengah kenyamanan yang mereka rasakan.

“Ke mana perikemanusiaan kalian? Kalian tidak melihat anak-anak seperti apa kondisinya? Coba bayangkan kalau kita yang mengalami di situ bagaimana rasanya. Kita ini enak-enakan duduk di sini, sementara mereka berjuang di lokasi bencana,” ucap Megawati.

Ia juga menegaskan sikap pribadinya yang enggan memamerkan jumlah sumbangan yang diberikan. Menurut Megawati, esensi bantuan kemanusiaan bukan pada pencitraan, melainkan pada keikhlasan dan manfaat nyata yang diterima korban.

“Kalau saya, saya tidak mau bicara soal berapa yang saya sumbang. Nanti dibilang, ‘Bu Mega sudah sumbang segini-segini’. Tidak. Yang penting itu sampai dan membantu,” ujarnya.

PDIP memastikan seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan secara transparan dan bertanggung jawab kepada korban bencana di Sumatera. Partai juga menegaskan komitmen untuk menjaga integritas pengelolaan dana kemanusiaan, sejalan dengan peringatan langsung dari Ketua Umum agar tidak ada penyimpangan sekecil apa pun.

Dengan ultimatum tersebut, Megawati menegaskan bahwa dana bencana adalah amanah kemanusiaan yang harus dijaga, bukan ruang untuk kepentingan pribadi atau politik.

Kesempatan yang sama, Ketua DPP PDIP sekaligus Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menyampaikan perkembangan penggalangan donasi yang dilakukan partai. Hingga saat ini, total donasi yang berhasil dikumpulkan telah mencapai Rp3,2 miliar.

Rano menambahkan, penggalangan donasi akan terus dibuka hingga 22 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu. Namun demikian, tanggal tersebut bukan berarti menjadi batas akhir penyaluran kepedulian partai kepada korban bencana.

“Rencananya tanggal 22 Desember bertepatan Hari Ibu, tapi bukan berarti donasi kita tutup. Tidak. Maknanya, dalam peringatan Hari Ibu itu kita buka sampai tanggal 22,” tutup Rano.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news