Momen Juara Spanyol Ternoda Saat Paredes Lepas Kendali

19 hours ago 5

Jumali

Jumali Senin, 20 Juli 2026 13:57 WIB

Momen Juara Spanyol Ternoda Saat Paredes Lepas Kendali

Kericuhan usai laga Argentina vs Spanyol/ Marca

Harianjogja.com, JOGJA—Perayaan keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 sempat diwarnai insiden panas yang melibatkan gelandang Argentina Leandro Paredes. Pemain berusia 32 tahun itu mendapat kartu merah setelah terlibat keributan dengan pemain La Roja sesaat setelah pertandingan final berakhir di Stadion MetLife, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Insiden tersebut langsung menjadi perhatian publik sepak bola dunia karena terjadi ketika para pemain Spanyol sedang merayakan kemenangan 1-0 yang mereka raih atas Argentina. Rekaman kejadian yang beredar luas di media sosial membuat nama Paredes menjadi perbincangan hangat dan memicu berbagai reaksi dari warganet.

Banyak pengguna media sosial menilai tindakan tersebut mencoreng atmosfer penutupan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia. Bahkan, keributan itu sempat mengalihkan perhatian publik dari keberhasilan Spanyol mengunci gelar juara melalui gol Ferran Torres.

Kericuhan bermula ketika Paredes menghampiri Eric Garcia di tengah suasana perayaan para pemain Spanyol. Dalam tayangan yang beredar, Paredes terlihat memegang leher bek La Roja tersebut dalam aksi yang dianggap sebagai bentuk intimidasi.

Situasi yang awalnya hanya melibatkan dua pemain kemudian berubah menjadi lebih tegang. Gavi yang melihat rekannya mendapat perlakuan tersebut segera menghampiri lokasi kejadian untuk memberikan dukungan kepada Eric Garcia.

Ketegangan meningkat ketika Paredes kemudian mendorong Gavi hingga gelandang Barcelona tersebut terjatuh di lapangan. Momen itu memancing perhatian pemain lain yang berada di sekitar lokasi perayaan juara.

Thiago Almada sempat mencoba meredakan situasi dan mencegah konflik berkembang lebih jauh. Namun, emosi yang sudah memuncak membuat suasana tetap panas sebelum akhirnya para pemain dan ofisial memisahkan pihak-pihak yang terlibat.

Insiden seusai pertandingan tersebut sebenarnya menjadi puncak dari malam yang sulit bagi Paredes.

Pemain Argentina itu masuk pada awal babak kedua setelah menggantikan Nicolás González. Tidak lama setelah masuk lapangan, ia langsung menerima kartu kuning dari wasit asal Slovenia, Slavko Vinčić.

Sepanjang sisa pertandingan, Paredes beberapa kali melakukan pelanggaran yang kembali mengundang protes dari kubu Spanyol. Beberapa pelanggaran tersebut bahkan dianggap berpotensi menghasilkan kartu kuning kedua.

Meski demikian, pertandingan tetap berlanjut tanpa tambahan hukuman bagi sang gelandang. Namun, setelah peluit panjang dibunyikan, emosinya justru tidak mereda.

Wasit akhirnya mengeluarkan kartu merah kepada Paredes setelah insiden yang melibatkan Eric Garcia dan Gavi. Keputusan tersebut menutup malam yang penuh kekecewaan bagi Argentina yang gagal mempertahankan gelar juara dunia.

Di tengah keributan yang menjadi sorotan publik, Gavi memilih menikmati momen bersejarah bersama timnya.

Pemain Barcelona tersebut mengunggah foto bersama trofi Piala Dunia melalui akun media sosialnya sebagai bentuk perayaan keberhasilan Spanyol meraih gelar juara dunia.

Dalam unggahan tersebut, Gavi menulis, "Saya masih seperti bermimpi... Kami adalah... JUARA DUNIA!!!!"

Unggahan itu memperlihatkan fokus Gavi yang lebih tertuju pada pencapaian timnya dibandingkan insiden yang terjadi setelah pertandingan. Bagi Spanyol, kemenangan di Stadion MetLife memastikan La Roja meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah, sementara bagi Argentina, sorotan pasca-final tidak hanya datang dari kekalahan di lapangan, tetapi juga dari insiden yang melibatkan salah satu pemainnya setelah pertandingan berakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news