KLIKPOSITIF- Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Mulyadi terus menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan sektor pendidikan di daerah pemilihan Sumatera Barat (Sumbar). Berbagai langkah strategis dilakukan guna mendorong lahirnya generasi berkualitas melalui penguatan sarana dan prasarana pendidikan.
Salah satu upaya yang dilakukan Mulyadi adalah mengalokasikan 20 persen dana pokok pikiran (pokir) Fraksi Partai Demokrat Provinsi Sumatera Barat ke sektor pendidikan. Anggaran tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan sekolah-sekolah di berbagai daerah di Sumbar.
Sejumlah bantuan telah disalurkan, di antaranya kendaraan operasional sekolah serta perangkat komputer. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di sela kesibukannya menyalurkan bantuan logistik bagi korban banjir bandang di sejumlah wilayah.
Selain melalui dana pokir, Mulyadi juga mengucurkan anggaran dari APBN senilai miliaran rupiah untuk berbagai kebutuhan publik, seperti renovasi aula sekolah, aula wali nagari, pengadaan ambulans, hingga pembangunan jalan usaha tani.
Pada Jumat (12/12/2025), Ketua DPD Demokrat Sumbar ini menyerahkan kendaraan operasional kepada SMAN 2 Kinali, Kabupaten Pasaman. Selanjutnya, pada Senin (15/12/2025), ia kembali menyerahkan kendaraan operasional untuk SMA Negeri 1 IV Koto, Kabupaten Agam. Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Fraksi Partai Demokrat, di antaranya Yesi Endriani, Doni Harsiva Yandra, serta Jefri Masrul yang membidangi sektor pendidikan.
Tak hanya itu, bantuan juga diberikan kepada SMK Negeri 1 Baso, Kabupaten Agam, berupa 28 unit komputer guna menunjang pembelajaran praktik bagi siswa sekolah kejuruan.
Mulyadi menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama kemajuan suatu daerah.
“Sebanyak 20 persen dana pokir saya arahkan ke sektor pendidikan. Kemiskinan memiliki korelasi yang sangat kuat dengan tingkat pendidikan,” ungkap Mulyadi usai penyerahan kendaraan operasional di SMA Negeri 1 IV Koto.
Ia menambahkan, Fraksi Partai Demokrat, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota, terus berkomitmen memperjuangkan alokasi anggaran demi peningkatan mutu pendidikan.
“Pendidikan adalah kunci kemajuan daerah, bangsa, dan negara,” ujarnya.

1 month ago
32



















































