PD Parkir Makassar Catat Laba Rp2 Miliar, Dividen Tertinggi di 2025

21 hours ago 7
PD Parkir Makassar Catat Laba Rp2 Miliar, Dividen Tertinggi di 2025Direktur Keuangan PD Parkir Makassar, Syafri, (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang tahun 2025.

Di tengah sorotan publik terhadap persoalan parkir, BUMD milik Pemerintah Kota Makassar ini justru menjadi entitas dengan kontribusi dividen tertinggi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Direktur Keuangan PD Parkir Makassar, Syafri, mengungkapkan bahwa laba setelah pajak pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai Rp2,5 miliar. Dari capaian tersebut, setoran dividen ke kas daerah diperkirakan menembus angka Rp2 miliar.

“Saat ini, laba PD Parkir 2025 kami proyeksi Rp2,5 miliar, sedangkan dividen bisa mencapai Rp2 miliar,” ujar Syafri saat rilis capaian akhir tahun 2025, Rabu (31/12).

Ia menjelaskan, dibandingkan dengan BUMD dan Perusahaan Umum Daerah lainnya di lingkup Pemkot Makassar, PD Parkir menjadi satu-satunya yang mampu membukukan laba secara konsisten sekaligus menyetor dividen terbesar pada 2025.

Syafri menyebut, capaian tersebut didorong oleh langkah pembenahan internal yang dilakukan manajemen baru, termasuk efisiensi operasional dan revisi sejumlah kebijakan pengelolaan parkir.

“Penilaian awal dividen berada di angka Rp1,9 miliar. Namun kami optimis realisasi akhirnya bisa melampaui Rp2 miliar,” katanya.

Menurutnya, kondisi keuangan PD Parkir pada 2025 jauh lebih sehat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, laba perusahaan tercatat sekitar Rp1,2 miliar, namun dividen yang disetor ke daerah hanya Rp932 juta karena adanya kewajiban pajak yang baru diselesaikan di tahun tersebut.

“Di 2025 ini, dari target dividen awal Rp932 juta, kami bisa meningkatkan proyeksi hingga di atas Rp2 miliar,” jelas Syafri.

Ia menambahkan, hingga akhir Desember 2025 masih terdapat pendapatan yang belum seluruhnya tercatat, terutama dari transaksi pada 30 dan 31 Desember. Meski demikian, pihaknya tetap optimistis terhadap capaian akhir tahun.

“Masih ada pendapatan yang belum masuk, tapi ini menjadi modal penting untuk pertumbuhan di 2026,” ujarnya.

Selain efisiensi biaya, PD Parkir juga mulai menutup celah kebocoran pendapatan di lapangan, khususnya pada rantai pengelolaan parkir dari juru parkir hingga kolektor.

“Kebocoran dari jukir ke kolektor perlahan sudah kami hilangkan. Di beberapa wilayah yang rawan, kami mulai tertibkan secara bertahap,” katanya.

Ke depan, PD Parkir Makassar menargetkan peningkatan kinerja melalui penguatan sistem pengelolaan. Berdasarkan Rencana Kerja Perusahaan (RKP), target dividen tahun 2026 dipatok sebesar Rp2,1 miliar, dengan peluang meningkat jika efisiensi terus diperkuat.

“Kalau efisiensi bisa ditingkatkan lagi, nilainya bisa lebih besar. Harapannya 2026 harus lebih baik dari tahun ini,” tutur Syafri.

Ia juga menilai potensi sektor parkir di Kota Makassar masih sangat besar, terutama jika pengelolaan dilakukan secara digital.

“Kalau sudah digital, potensi Rp20 miliar sangat mungkin dicapai. Tapi tentu harus bertahap,” pungkasnya.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news